Headline

Opini

Parlemen

Sports

Beredar Kabar Tengku Zul Wafat Gegara Dibunuh Intel, Jendral Merah hingga Ada Peran Asing

          Beredar Kabar Tengku Zul Wafat Gegara Dibunuh Intel, Jendral Merah hingga Ada Peran Asing
Beredar Kabar Tengku Zul Wafat Gegara Dibunuh Intel, Jendral Merah hingga Ada Peran Asing.

Beredar Kabar Tengku Zul Wafat Gegara Dibunuh Intel, Jendral Merah hingga Ada Peran Asing
BENTENGSUMBAR.COM - Mantan petinggi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain dikabarkan meninggal dunia pada Senin, 10 Mei 2021. Bersamaan dengan kabar duka tersebut, beredar pula kabar yang tak terbukti kebenaraannya soal pria yang akrab dipanggil Tengku Zul itu wafat karena dibunuh oleh seorang jendral hingga ada campur tangan dari negara asing.


Warganet yang mengunggah kabar tidak benar itu ialah akun jejaring media sosial Twitter @Plato_ids.


Melalui sebuah kicauan akun tersebut menjelaskan bahwa meninggalnya Tengku Zul akibat virus Corona merupakan ulah dari intelijen yang dibina oleh seorang jendral.


Akun tersebut mengatakan, bahwa seorang intel telah memberikan mutasi virus corona dari India ke dalam minuman Tengku Zul.


Pada bagian akhir kalimat, dia pun mengklaim bahwa informasi tersebut valid.


“Meninggalnya ustaz Tengku Zulkarnain akibat Covid merupakan ulah intel binaan jendral merah yang sengaja berikan mutasi virus covid dari India ke dalam minuman ustaz Tengku. Setelah berhasil akun @xvidgmbk disuruh merangkai cerita untuk sudutkan ustaz Tengku. *Infovalid,” tulisnya, dikutip Hops pada Selasa, 11 Mei 2021.


Kicauan itupun menimbulkan polemik lantaran pernyataan tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan.


Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi pun turut mengomentari kicauan yang justru memperkeruh keadaan di tengah kabar duka tersebut.


Menurutnya, pihak yang mengungkapkan hal tersebut sama dengan yang dilakukan pada saat pendakwah Maher meninggal.


“Gerombolan ini emang gak punya adab. Rekan segolonganya meninggal, bukan didoakan baik-baik. Malah dijadikan kesempatan sebar fitnah,” tutur Eko Kuntadhi.


“Saat Maher meninggal juga sama kelakuan mereka,” sambungnya.


Kuntadhi pun menyayangkan pernyataan yang beredar di saat seseorang mengalami duka. Dia mempertanyakan soal empati seseorang yang tega mengedarkan informasi demikian.


“Sesungguhnya salah satu pembeda manusia dan kecoak, adalah rasa empati,” imbuhnya.


UAS Sebut Ustaz Tengku Zul Meninggal Dalam Keadaan Syahid


Ustaz Tengku Zulkarnain meninggal dalam keadaan positif Covid-19 di RS Tabrani Pekanbaru, Riau. Ia diyakini terpapar virus Corona usai berdakwah di Dumai, Kuansing dan Rokan Hulu di Riau. Baru-baru ini, Ustaz Abdul Somad (UAS) mengunjungi makam Ustaz Tengku Zul.


Ia mengungkapkan momen terakhirnya bersama pemuka agama tersebut. UAS mengaku terakhir bertemu pada bulan lalu di Sumatera.


Saat itu, keduanya memiliki agenda acara yang sama. UAS juga tak menampik bahwa tidak ada komunikasi antara keduanya selama Ustaz Tengku Zul dirawat di rumah sakit.


“Terakhir sekali bulan lalu, sarapan bersama di Bukittinggi, kemudian kami bedah buku di Padang Panjang. Sama-sama men-support pembangunan, renovasi kelas Diniyah Putri. Itulah momentum akhir,” ujarnya dilansir dari kanal YouTube Ustadz Lovers pada Selasa, 11 Mei 2021.


Dalam kesempatan yang sama, UAS juga menyebut Ustaz Tengku Zul meninggal dalam keadaan syahid. Hal ini lantaran Ustaz Tengku Zul wafat pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan serta dalam keadaan terdampak wabah.


“Jadi Allah kasih dia kemuliaan, kehormatan, diberikan Allah dia gugur syahid. Orang yang kena wabah itu kata Nabi, syahid. Lalu kemudian meninggal di bulan mulia, bulan Ramadan. Di sepuluh (hari) terakhir pula. Tahun ini ada 300 sekian hari, diperkecil lagi Ramadan, Ramadan itu diperkecil lagi 10 hari terakhir. 10 Hari diperkecil lagi, malam. Di malam itu pula dia meninggal,” ujarnya.


Source: Hops.id

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...