Headline

Opini

Parlemen

Sports

Eks Anggota DPR Bongkar Sisi Puan Maharani: Dia Emang Dengki, Judes dan Jahat

          Eks Anggota DPR Bongkar Sisi Puan Maharani: Dia Emang Dengki, Judes dan Jahat
Eks Anggota DPR RI dari Partai PAN, Djoko Edhi Soetjipto Abdurrahman memberikan kritik terhadap Ketua DPR RI Puan Maharani.

Eks Anggota DPR Bongkar Sisi Puan Maharani: Dia Emang Dengki, Judes dan Jahat
BENTENGSUMBAR.COM - Eks Anggota DPR RI dari Partai PAN, Djoko Edhi Soetjipto Abdurrahman memberikan kritik terhadap Ketua DPR RI Puan Maharani.


Kritik tersebut ia sampaikan saat menanggapi polemik ‘Ganjar vs Puan’ yang akhir-akhir ini dibicarakan banyak orang.


Melansir dari Pikiran Rakyat, Djoko Edhi menilai bahwa perseteruan yang terjadi antara Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah) dengan Puan Maharani bukan sekadar masalah elektabilitas semata.


Djoko Edhi secara blak-blakan mengatakan beberapa sifat Puan dengan menyebut Puan merupakan orang yang dengki, judes dan jahat.


“Saya tak yakin urusan elektabilitas,” cuit Djoko Edhi pada akun Twitter @Djoked2, dikutip oleh terkini.id pada Rabu, 26 Mei 2021.


“Setahu saya, gutgutnya Puan itu memang super gutgut: dengki, judes, jahat,” lanjutnya.


Dilasnir dari terkini.id, tak hanya itu, Djoko Edhi menyebutkan bahwa Ganjar tak rajin membayar ‘setoran’ kepada Puan.


Oleh karena itu, Djoko Edhi menilai bahwa itulah mengapa sebelumnya beredar dugaan Puan menyindir Ganjar.


Bahkan, Djoko Edhi mengatakan bahwa sunber kekayaan Puan berasal dari ‘setoran’ tersebut.


Djoko Edhi mengatakan bahwa untuk menjadi pejabat dari PDIP membutuhkan dana yang besar.


“Kali kurang setoran Ganjar, Puan itu kaya raya dari situ. Super mahal menjadi pejabat publik di PDIP,” tandasnya.


Kendati demikian, Djoko Edhi mengatakan bahwa tak apa Ganjar dicampakkan oleh internal partai.


Hal itu ia katakan mengingat berdasarkan catatan sejarah, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kata Djoko Edhi, semoat dicampakkan oleh Megawati Soekarnoputri.


“Ganjar dicampakkan Mega? Dulu juga begitu: SBY dicampakkan Mega,” ujarnya.


“Sejak itu SBY membengkak, dan mengalahkan Mega, seperti Inul Daratista mengalahkan Camelia pada saat yg sama,” lanjutnya.


(*)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...