Opini

Parlemen

Sports

Tanggapi Pemberitaan Soal Pendakwah Khalid Basalamah, Eko Kuntadhi: Kita Harus Ekspor Obat Jenggot ke Palestina

          Tanggapi Pemberitaan Soal Pendakwah Khalid Basalamah, Eko Kuntadhi: Kita Harus Ekspor Obat Jenggot ke Palestina
Eko Kuntadhi menanggapi sebuah pemberitaan terkait Ustaz Khalid Basalamah yang diklaim mengaitkan soal jenggot dengan kondisi di Palestina saat ini.

Tanggapi Pemberitaan Soal Pendakwah Khalid Basalamah, Eko Kuntadhi: Kita Harus Ekspor Obat Jenggot ke Palestina
BENTENGSUMBAR.COM - Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi menanggapi sebuah pemberitaan terkait pendakwah Ustaz Khalid Basalamah yang diklaim mengaitkan soal jenggot dengan kondisi di Palestina saat ini.


Eko Kuntadhi lewat cuitannya di Twitter, Kamis 20 Mei 2021, menanggapi artikel pemberitaan terkait Khalid Basalamah yang mengklaim bahwa pendakwah itu menyebut kondisi di Palestina terjadi akibat kurangnya orang-orang di sana yang berjenggot.


Terkait hal tersebut, Eko pun lantas menyarankan agar masyarakat Indonesia mengekspor obat penumbuh jenggot ke Palestina untuk melawan Israel.


“Kita harus ekspor obat jenggot Firdaus Ke Palestina buat melawan Israel,” cuit Eko Kuntadhi.


Dalam cuitannya itu, Eko Kuntadhi menyertakan sebuah artikel pemberitaan berjudul ‘(Mari Ngakak) Khalid Basalamah Sebut Kondisi Palestina Karena Sedikit yang Berjenggot’.


Dilihat dari isi artikel pemberitaan yang dimuat situs Dutaislam.com, pada Sabtu 16 Desember 2017 tersebut tertulis bahwa Khalid Basalamah dalam salah satu video ceramahnya mendapatkan pertanyaan dari seorang jamaah.


Jemaah tersebut mempertanyakan ke Khalid, mengapa rakyat Palestina mendapatkan penderitaan.


Menanggapi pertanyaan itu, Ustaz Khalid Basalamah pun menilai bahwa prwsentase rakyat Palestina yang dekat dengan agama lebih sedikit dibanding yang jauh dari agama. Salah satu indikatornya adalah sedikit yang berjenggot.


“Saya melihat dari kacamata saya pribadi, pada saat saya ke sana kondisi temen-temen Palestina sekarang kalau kita hitung prosentasenya untuk masyarakat muslim, yang lebih dekat dengan agama itu prosentasenya lebih sedikit daripada yang jauh dari agama,” kata Khalid Basalamah dalam video yang beredar, seperti dimuat situs Dutaislam.com.


Basalamah melanjutkan penjelasannya terhadap rakyat Palestina yang dinilainya berjumlah sedikit dalam hal dekat dengan agama itu. Menurutnya, hal itu nampak dari banyaknya perempuan yang tidak pakai jilbab.


“Kalau dari hotel menuju Masjidil Aqsha kita lihat banyak perempuan yang tidak pakai jilbab, pakaiannya masih terbuka, seperti pemandangan yang biasa bagi mereka, padahal di wilayah haram, beda sekali dengan keadaan Makkah dan Madinah,” tuturnya.


Khalid Basalamah dalam isi artikel itu juga disebutkan, dirinya menilai ketidakdekatan dengan agama dilihatnya dari orang-orang di Palestina yang sedikit sekali berjenggot bahkan bisa dihitung jari.


“Kemudian juga anak-anak muda itu penampilan-penampilan dari rambut, segala macam, tentu tidak semua, saya hitung jari anak muda yang berjenggot di sana itu,” ujar Ustaz Khalid Basalamah.


Hingga berita ini ditayangkan, belum diketahui pasti apakah benar ada video ceramah dari Khalid Basalamah yang menyinggung soal jenggot orang-orang di Palestina seperti yang diberitakan oleh situs tersebut.


Source: terkini.id

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...