Headline

Opini

Parlemen

Sports

Megawati Soekarnoputri Bandingkan Indonesia dan Tiongkok, Ferdinand: Kita Disesatkan Agar Sibuk Bela Asing

          Megawati Soekarnoputri Bandingkan Indonesia dan Tiongkok, Ferdinand: Kita Disesatkan Agar Sibuk Bela Asing
Ferdinand Hutahaean menanggapi pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang membandingkan kondisi Indonesia dengan negara Tiongkok.

Megawati Soekarnoputri Bandingkan Indonesia dan Tiongkok, Ferdinand: Kita Disesatkan Agar Sibuk Bela Asing
BENTENGSUMBAR.COM - Pegiat media sosial, Ferdinand Hutahaean menanggapi pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang membandingkan kondisi Indonesia dengan negara Tiongkok.


Ferdinand Hutahaean lewat cuitannya di Twitter, Senin 31 Mei 2021, mengatakan bahwa Megawati Soekarnoputri tak perlu heran mengapa Tiongkok bisa lebih maju dibandingkan Indonesia.


Maka dari itu, kata Ferdinand, ada pepatah yang memerintahkan agar orang-orang belajar hingga ke negeri China.


Akan tetapi, menurutnya, orang-orang di Indonesia malah sibuk menghujat China dan bukannya mencari ilmu ke negeri Tiongkok tersebut.


“Bu Mega, jangan bertanya mengapa Tiongkok lebih maju. Karena itulah ada perintah belajarlah hingga ke negeri Cina, tapi disini orang lebih banyak menghujat Cina bukan cari ilmu ke Cina,” cuit Ferdinand Hutahaean.


Ia pun menilai, di Tiongkok semua masyarakatnya sibuk untuk maju. Sementara di Indonesia, warganya malah disesatkan agar sibuk membela asing dan kaplingan surga.


“Di Tiongkok orang semua sibuk untuk maju, dinegeri kita, orang-orang disesatkan agar sibuk bela asing dan kavlingin surga,” tutur Ferdinand Hutahaean.


Dalam cuitannya itu, Ferdinan Hutahaean juga menyertakan pemberitaan berjudul ‘Bandingkan dengan Tiongkok, Megawati: Masa Kita Kalah’.


Mengutip Mediaindonesia.com, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengajak seluruh kader partainya untuk memberi perhatian khusus pada masyarakat di desa.


Selain itu, Megawati Soekarnoputri juga membandingkan pembangunan masyarakat di Tiongkok dengan di Indonesia, khususnya soal angka kemiskinan.


“Kalau daerah miskin, apa kita mau diam saja? Pikir kenapa terjadi kemiskinan. Tiongkok mengeluarkan statemen kemiskinan di sana sudah 0%. Mereka sampai berani bilang begitu. Sebuah negara yang jumlah penduduknya 1,5 miliar. Kita warganya hanya 270-an juta, masa tak bisa membangun negeri ini? Semangat,” ujarnya.


Source: terkini.id

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...