Headline

Opini

SOROT

Sports

Singgung Jusuf Kalla, Ferdinand: Orang Jadi Kaya Bukan karena Agama

          Singgung Jusuf Kalla, Ferdinand: Orang Jadi Kaya Bukan karena Agama
Ferdinand Hutahaean menyinggung pernyataan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) yang mengaitkan orang kaya dengan agama mereka.

Singgung Jusuf Kalla, Ferdinand: Orang Jadi Kaya Bukan karena Agama
BENTENGSUMBAR.COM - Mantan Politikus Demokrat, Ferdinand Hutahaean menyinggung pernyataan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) yang mengaitkan orang kaya dengan agama mereka.


Ferdinand Hutahaean lewat cuitannya di Twitter, Selasa 15 Juni 2021, menilai pernyataan Jusuf Kalla yang mengaitkan antara orang kaya dengan agama mereka tidak tepat.


Menurut Ferdinand, orang menjadi kaya bukan karena agamanya melainkan lantaran telah bekerja keras dan ulet dalam pekerjaannya.


Adapun jika orang tersebut pemalas, kata Ferdinand, maka apapun agamanya pasti yang bersangkutan akan jadi miskin.


“Menjadi kaya itu bukan karena agamanya, tapi karena kerja keras, ulet dan niatnya. Kalau pemalas, apapun agamanya pasti miskin. Jadi komentar pak JK yang menghubungkan agama dengan kemiskinan atau kekayaan ini tidak tepat,” cuit Ferdinand Hutahaean.


Ia pun menilai, pernyataan Jusuf Kalla terkait kekayaan dan agama tersebut cenderung bernada provokatif agar umat saling membenci.


“Cenderung provokatif untuk saling membenci,” ungkap Ferdinand Hutahaean.


Dalam cuitannya itu, Ferdinand Hutahaean juga menyertakan link artikel pemberitaan berjudul ‘JK Nilai Ekonomi Umat Pincang: 10 Orang Kaya, 1 Muslim’ yang dimuat CNN Indonesia.


Mengutip isi pemberitaan tersebut, Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menilai ekonomi umat Islam pincang. Ia pun mencontohkan, dari 10 orang kaya, hanya satu di antara mereka yang muslim.


Pernyataan itu disampaikan JK di hadapan Menteri BUMN Erick Thohir dalam acara silaturahmi yang digelar Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Senin 14 Juni 2021.


“Dari sisi ekonomi apabila ada 10 orang kaya, maka paling tinggi 1 orang muslim. Tapi apabila 100 orang miskin, setidaknya 90 umat yang miskin. Jadi pincang keadaan ekonomi kita,” ujarnya.


Source: terkini.id

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...