Opini

Parlemen

Sports

Singgung Kristen, Pendakwah Munzir Situmorang: Musik Itu Haram Permainan Setan

          Singgung Kristen, Pendakwah Munzir Situmorang: Musik Itu Haram Permainan Setan
Singgung Kristen, Pendakwah Munzir Situmorang Sebut Musik Itu Haram Permainan Setan.

Singgung Kristen, Pendakwah Munzir Situmorang: Musik Itu Haram Permainan Setan
BENTENGSUMBAR.COM - Sebuah potongan video yang memperlihatkan pendakwah Ustaz Munzir Situmorang menyebut musik haram dan merupakan permainan setan sambil menyinggung sejarah Kristen, beredar di media sosial.


Video Ustaz Munzir Situmorang menyebut musik haram viral usai dibagikan pengguna Twitter Gratias_15, seperti dilihat pada Rabu 2 Juni 2021.


Netizen itu menilai, isi ceramah Munzir Situmorang soal musik tersebut ibarat mabuk kencing onta. Selain itu, ia juga mempertanyakan kepada pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) kapan sertifkasi ulama dilaksanakan.


“Waduh, Music itu Haram dan Kesetanan, Ustadz kayak gini mabok kencing ONTA. MUIPusat kapan SERTIFIKASI ULAMA?,” cuit netizen Gratias_15.


Setelah ditelusuri, video ceramah Ustaz Munzir Situmorang tersebut awalnya diunggah kanal Youtube One Ummah United pada empat tahun silam.


Dalam tayangan video berjudul ‘Ust Munzir Situmorang – Hukum Musik Dalam Islam’ tersebut, tampak Munzir tengah ceramah di hadapan jemaah.


Ia pun menyinggung pertanyaan seorang jemaah yang menanyakan kepada dirinya bagaimana hukum musik dalam Islam.


Menjawab pertanyaan tersebut, Munzir Situmorang menegaskan bahwa dalam Al-Qur’an musik hukumnya haram.


“Adik ini pernah menanyakan bagaimana hukumnya musik. Saya katakan haram dalam Al-Qur’an,” ujar Ustaz Munzir, dilansir dari terkini.id.


Ia pun lantas menyinggung sejarah umat Kristen. Menurutnya, gereja sebelum abad ke-4 juga.mengharamkan musik.


“Dari mana musik itu? Dari gereja. Gereja saja pun boleh musik setelah abad ke-4. Sampai abad keempat, musik itu haram bagi Kristen,” ungkapnya.


Akan tetapi, kata Munzir, setelah abad keempat seorang pastor Nasrani berkunjung ke Jerman dan melihat isi injil diterjemahkan menjadi chord musik.


Lantaran hal itu, menurut Ustaz Munzir, pastor itu pun menjadikan musik dan nyanyian sebagai ibadah umat Kristen.


“Tapi ketika pastornya jalan ke Jerman, dilihat isi injil itu diterjemahkan jadi liturgi, jadi chord. Apa kata pastor? Kalau kita pisahkan mereka jadi musik, mereka akan keluar dari Kristen. Sudah, kita jadikan musik bagian dari ibadah Kristen. Makanya sekarang mereka nyanyi,” tuturnya.


Hal itu lah, menurutnya, yang kemudian diikuti umat Islam saat ini dimana Al-Quran kerap dinyayikan dan Shalawat dilantunkan dengan memakai alat musik.


“Umat Islam mengikuti itu sekarang, Al-Qur’an dinyanyikan, Shalawat dinyanyikan pakai musik. Itu mengikut Nasrani,” ucapnya.


Maka dari itu, Ustaz Munzir Situmorang kembali menegaskan bahwa musik hukumnya haram dalam ajaran Islam lantaran menurutnya hal itu merupakan tradisi umat Kristen. Ia pun juga menyebut musik adalah permainan setan.


“Kapan musik masuk Islam? Pernah gak musik mualaf? Gak pernah disyahadatkan musik itu. Yang dibolehkan dalam Islam Rebana, tidak pakai seruling, tidak pakai gitar. Itu permainan setan,” ujarnya.


(*)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...