Headline

Opini

SOROT

Sports

Bongkar Konspirasi RS Soal Covid-19, UAS: Orang Mati Dibisniskan, Orang Sakit Dimanfaatkan, Jahat!

          Bongkar Konspirasi RS Soal Covid-19, UAS: Orang Mati Dibisniskan, Orang Sakit Dimanfaatkan, Jahat!

Bongkar Konspirasi RS Soal Covid-19, UAS: Orang Mati Dibisniskan, Orang Sakit Dimanfaatkan, Jahat!
BENTENGSUMBAR.COM - UAS alias Ustaz Abdul Somad membongkar konspirasi Rumah Sakit (RS) soal kasus Covid-19 di Indonesia.


Tak sembarang berasumsi, UAS bahkan dengan berani menyebut lokasi salah satu rumah sakit ia maksud.


Adapun hal tersebut ‘dikupas’ Ustaz Abdul Somad dalam sebuah tayangan di kanal YouTube Musawarah.


Menurutnya, sebagaimana dilansir terkini.id dari Kabarbesuki pada Rabu, 14 Juli 2021, ada sebuah rumah sakit di Kota Pekanbaru, Riau, yang sengaja menjatuhkan vonis berupa positif Covid-19 terhadap pasien.


Namun, lantaran tak percaya dengan hasil tes tersebut, pasien itu kemudian mencari second opinion dengan memeriksakan diri ke rumah sakit lain.


Hasilnya pun sangat mengejutkan karena ternyata sosok pasien tersebut justru dinyatakan negatif dari Covid-19.


Melihat kejadian itu, UAS begitu menyayangkan sistem salah satu rumah sakit di Pekanbaru tersebut dengan adanya vonis salah yang malah menyatakan sang pasien mengidap Covid-19.


Oleh karenanya, UAS kemudian menganggap bahwa pihak-pihak tertentu di RS Pekanbaru yang ia maksud merupakan orang paling jahat di antara manusia terjahat.


“Inilah orang yang paling jahat di antara manusia yang jahat!” tutur UAS, dikutip terkini.id pada Rabu, 14 Juli 2021.


Lebih lanjut, ia berkata bahwa kini orang yang sudah meninggal dunia pun dijadikan ladang bisnis, begitu pula mereka yang sakit justru dimanfaatkan.


“Orang mati pun dibisniskannya juga. Orang sakit diambilnya juga manfaat di sana.”


Menurut UAS, ini bisa disebut konspirasi rumah sakit yang mengutuk pasien atau masyarakat yang melakukan pemeriksaan dengan hasil negatif palsu, tetapi justru sengaja dikatakan positif.


Untuk itu, ia menganggap bahwa tindakan pihak rumah sakit tentunya sangat merugikan pasien atau masyarakat.


Source: terkini.id

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...