Headline

Opini

PADANG

Sports

Ketua DPR Puan Maharani Ajak Anak-Anak Muda Vaksinasi

          Ketua DPR Puan Maharani Ajak Anak-Anak Muda Vaksinasi
Ketua DPR Puan Maharani Ajak Anak-Anak Muda Vaksinasi.
BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak anak-anak muda untuk menyukseskan program vaksinasi yang sekarang sudah diberikan lampu hijau oleh Kementerian Kesehatan untuk diberikan pada warga 18 tahun ke atas. Menurut dia, strategi ini akan mempercepat pemutusan penyebaran Covid-19 di wilayah-wilayah yang lonjakan kasusnya tinggi.
 
“Saya dapat laporan bahwa Jabodetabek sudah membuka vaksinasi untuk warga berusia di atas 18 tahun. Saya harap anak-anak muda ikut serta dalam program ini sehingga mempercepat kita dalam menghentikan lonjakan kasus Covid,” ucap Puan dalam keterangan tertulisnya.
 
DKI Jakarta merupakan kota pertama yang mengantongi izin perluasan sasaran vaksinasi itu sejak 7 Juni 2021. Syarat warga yang divaksinasi tetap sama, yaitu membawa KTP asli atau surat keterangan domisili bagi warga non-Jabodetabek.
 
Selanjutnya masyarakat tinggal datang ke seluruh titik sentra vaksinasi di Jabodetabek, baik di fasilitas kesehatan maupun non fasilitas kesehatan. Masyarakat juga diminta datang pada jam operasional sentra vaksinasi yang dituju, sehingga bisa langsung mendapat layanan.
 
Kota-kota lain yang telah diberikan izin mulai menerima warga berusia 18 tahun ke atas saat menggelar vaksinasi massal. Tangerang Selatan, misalnya, akan melaksanakan vaksinasi massal untuk masyarakat berusia 18 tahun ke atas pada Selasa, 29 Juni 2021.
 
“Ayo anak-anak muda Indonesia segera vaksin, lalu ajak juga teman-teman lain supaya lebih banyak generasi muda yang mendapatkan perlindungan terbaik dari Covid-19,” ucap Alumni FISIP Universitas Indonesia ini.
 
Puan juga menekankan bahwa vaksinasi semakin penting karena transmisi virus varian Delta telah terjadi di Indonesia. Jenis virus ini mampu menyerang imun anak-anak usia muda, seperti yang sebelumnya terjadi di Inggris.
 
“Saya baca IDI (Ikatan Dokter Indonesia) juga sudah mengklaim bahwa varian Delta bisa menyebar lewat udara meskipun hanya berpapasan. Ini berbahaya sekali variannya,” ucap Puan.
 
Dia menekankan agar masyarakat lebih ketat dalam menjalankan protokol kesehatan demi keselamatan diri dan orang-orang di sekitar. Selain itu, dia juga menghimbau agar masyarakat menggunakan masker yang berkualitas, kalau bisa gunakan double masker.
 
“Masker juga tidak boleh dipakai lebih dari 6 jam, harus ganti. Tapi kalau kurang dari itu sudah basah atau lembab langsung ganti saja. Wajib selalu sedia masker di tempat yang terjangkau oleh kita. Kalau sedang di luar bawa cadangan masker,” kata Puan mengingatkan.
 
Sementara itu, Politikus PDI Perjuangan ini juga menghimbau agar masyarakat yang hendak divaksin, termasuk anak-anak muda, untuk memperhatikan kondisi tubuh mereka. Sering kali anak muda merasa lebih sehat karena belum memiliki riwayat penyakit yang kerap dialami kaum lebih tua, misalnya darah tinggi atau kolesterol tinggi.
 
“Tetap sebelum vaksin cek dulu tensi darah, jangan vaksin waktu tubuh lelah, kurang tidur, atau setelah beraktivitas berat. Ketika vaksin harus sedang kondisi fit,” ucap Puan.
 
Selain itu, dia juga mengingatkan agar masyarakat yang telah divaksin untuk tidak lupa meminta kertas berisi nomor kontak yang bisa segera dihubungi jika mengalami Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI).
 
“Di kertas itu juga tercantum tanggal kapan harus vaksin kedua atau kalau timbul gejala harus menghubungi kemana, jadi penting sekali,” ucap Puan.
 
Meski demikian, dia meminta anak-anak muda yang telah divaksin untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Puan menegaskan bahwa vaksinasi memang memberi tubuh perlindungan untuk melawan virus, tetapi bukan berarti seseorang dinyatakan bebas Corona atau tidak ada kemungkinan terpapar lagi.
 
“Pokoknya prokes tidak boleh kendor meskipun sudah divaksin. Kalau sudah vaksin, beritahu juga teman-teman lain, ajak mereka untuk ikut vaksin juga,” kata dia.
 
Sebagai informasi, data Kemenkes per Kamis, 17 Juni 2021 Pukul 18.00 WIB mencatat sebanyak 22.236.189 orang telah menerima suntikan dosis vaksin virus corona. Sedangkan sejumlah 12.022.624 orang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin Covid-19 di Indonesia.
 
Itu artinya, target vaksinasi pemerintah baru menyentuh 12,24% dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 6,62%.

Laporan: Mela
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...