Headline

Opini

PADANG

Sports

Tuding Rachmawati Soekarno Diracun, Netizen: RSPAD Kalau Kasih Obat Ngeri

          Tuding Rachmawati Soekarno Diracun, Netizen: RSPAD Kalau Kasih Obat Ngeri

Tuding Rachmawati Soekarno Diracun, Netizen: RSPAD Kalau Kasih Obat Ngeri
BENTENGSUMBAR.COM - Seorang netizen di media sosial mengklaim Politisi Gerindra sekaligus adik kandung Megawati Soekarnoputri, Rachmawati Soekarno meninggal dunia akibat diracun oleh pihak Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat atau RSPAD.


Unggahan netizen menuding RSPAD terkait kematian Rachmawati Soekarno itu ikut dibagikan Mantan Politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean, seperti dilihat pada Minggu 4 Juli 2021.


Dalam narasi unggahannya, Ferdinand melaporkan postingan netizen pengguna Twitter LsOwien tersebut ke media sosial resmi Divisi Humas Polri dan Puspen TNI.


“Pak Polisi dan TNI, DivHumas_Polri Puspen_TNI tni_ad binofficial_ri akun ini perlu dikunjungi,” cuit Ferdinand Hutahaean.


Menurutnya, netizen itu telah memfitnah pihak RSPAD dengan menyebut Rachmawati Soekarno sengaja diracun para dokter di rumah sakit TNI AD tersebut.


Selain itu, Ferdinand juga menilai apabila netizen tersebut dibiarkan dan tak diproses hukum maka nama baik RSPAD akan rusak.


“Tweetnya mengerikan memfitnah. Jangan dibiarkan yang begini krn nama RSPAD akan rusak..!,” tegasnya.


Dilihat dari isi unggahan netizen LsOwien, tampak pengguna Twitter itu menyebut bahwa Rachmawati Soekarno wafat lantaran diracun obat-obatan oleh dokter di RSPAD.


“RIP… Wafat di racuni obat-obatan di RSPAD. Dokter-dokter di RSPAD kalau ngasih obat memang ngeriiiiiiiii..!!!,” tulisnya.


Pada kicauannya tersebut, netizen itu juga menyertakan link artikel pemberitaan berjudul ‘Ucapkan Selamat Jalan Mbak Rachmawati Soekarnoputri, Fadli Zon Kehilangan Teman Diskusi di Meja Makan’.


Selanjutnya, netizen tersebut juga mengklaim bahwa dokter-dokter di RSPAD tak sadar telah dijadikan kaki tangan untuk membunuh manula.


“Tanpa sadar Dokter2 di jadikan kaki Tangan untuk membunuh manula dan komorrbid dengan interaksi antar obat yang tidak di ketahui dokter mana pun di dunia berdasarkan rumus!,” tulisnya.


Source: terkini.id

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...