Headline

Opini

PADANG

Sports

Hidup Bersama Pandemi, Puan Maharani Ingin Anak Muda Siap Berwiraswasta

          Hidup Bersama Pandemi, Puan Maharani Ingin Anak Muda Siap Berwiraswasta
Hidup Bersama Pandemi, Puan Maharani Ingin Anak Muda Siap Berwiraswasta.
BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani mengajak anak muda untuk bersiap berwiraswasta di tengah ketidakpastian kehidupan di tengah pandemi. Bersamaan dengan itu, Puan juga mengimbau pemerintah untuk membekali anak muda agar memiliki kemampuan soft skill dan hard skill yang mumpuni untuk menjadi seorang wirausahawan.

"Pandemi menciptakan berbagai keterbatasan untuk melakukan pertemuan atau bekerja seperti di masa sebelum pandemi. Itulah pentingnya untuk generasi muda lebih kreatif dan inovatif menciptakan berbagai peluang, memiliki jiwa wirausaha," ujar Puan dalam media rilisnya.

Mantan Menko PMK itu berpendapat bahwa pertumbuhan wirausaha bisa memberikan tiupan angin segar terhadap gejolak perekonomian Tanah Air. Terlebih, Indonesia diprediksi akan mengalami ledakan penduduk usia produktif pada 2030-2040. Pada periode tersebut, penduduk usia produktif diperkirakan mencapai 64 persen dari total jumlah penduduk yang diperkirakan akan tumbuh sebesar 297 jiwa.

Puan memandang bahwa lonjakan masyarakat usia produktif ini adalah sebuah pertanda bagus untuk pertumbuhan dan pembangunan bangsa. Namun, jika masyarakat usia produktif ini tidak diarahkan pada kemandirian ekonomi dan finansial justru akan menciptakan fenomena jebakan kelas menengah. Jebakan kelas menengah ini akan berdampak pada nilai pendapatan masyarakat yang menentukan indeks kesejahteraan negara.

Indonesia, menurut PricewaterhouseCoopers (PwC), memiliki potensi menjadi negara yang kaya pada 2030. Pasalnya, negara ini diperkirakan akan menduduki peringkat kelima perekonomian terbesar dunia pada tahun tersebut. Sementara jebakan kelas menengah akan membuat Indonesia berada pada pertumbuhan ekonomi yang stagnan dan tidak terhitung sebagai negara kaya.

"Kita optimalkan banyaknya penduduk usia produktif dengan memberikan mereka bekal kemampuan untuk proses kemandirian. Anak muda harus dipacu sebagai inovator, penyedia lapangan kerja, penggerak roda perekonomian. Harus ditanamkan pada mental anak bangsa ini, bila bisa menciptakan ketersediaan lapangan kerja bagi orang lain, maka jangan menyerah dan hanya menunggu lowongan saja," kata Puan.

Politisi PDI Perjuangan ini percaya pada kreativitas anak-anak muda Indonesia. Terbukti dari langgengnya pertumbuhan startup di Indonesia, bahkan sudah ada yang sukses menjadi perusahaan unicorn dan decacorn. Tren wirausaha itu sepatutnya diteruskan. Harus ada kelanjutan tongkat estafet kesuksesan di antara anak muda.

Untuk menumbuhkan semangat wirausaha ini, Puan meminta pelatihan dasar tenaga kerja diberikan. Tidak hanya mengikuti kebutuhan industri yang ada saat ini, tetapi juga di masa depan. "Kita harus bisa menjawab kebutuhan lapangan pekerjaan di masa datang agar tidak ketinggalan. Apalagi kalau mau anak-anak muda ini semangat untuk menjadi wirausaha dan menciptakan lapangan pekerjaan," kata Puan.

Puan meminta pemerintah untuk mengadakan berbagai pelatihan produktif dan menanamkan keahlian memadai untuk generasi muda bangsa. Hal ini dipandangnya juga sebagai kesiapan masa depan Indonesia agar bisa terus bergerak di tengah simpang siurnya Covid-19.

"Di masa depan juga ada persaingan global. Anak-anak muda juga bersaing dengan pekerja-pekerja dari berbagai negara lain, maka mereka harus lebih siap, kuat, dan cerdas menghadapi ini. Jangan sampai pekerja luar datang ke negara kita dan menjadi bos. Harusnya generasi muda kita disiapkan justru sebagai pembuka lapangan kerja," kata Puan tegas.

Inisiasi untuk melatih anak muda berwirausaha ini juga dilakukan Puan karena melihat potensi pengangguran yang besar di masa depan. Masalahnya, masa pandemi ini saja sudah membuat banyak masyarakat terkena pemutusan hubungan kerja atau pengurangan jam kerja.

Bila berwirausaha, menurut Puan, setiap orang dapat membangun sendiri kemandiriannya tanpa menggantungkan kebutuhan pada pihak lain. “Kita ingin memangkas angka pengangguran, maka masyarakat Indonesia, terutama generasi muda harus punya keterampilan untuk berwirausaha. Ini adalah solusi yang tepat melihat masa pandemi sekarang dan di masa depan,” ujar Puan.

Puan meminta pemerintah segera melakukan inisiatif pendidikan pembekalan wirausaha ini agar ada gerakan produktif di tengah masyarakat. Semakin cepat masyarakat bisa mandiri, maka Indonesia pun memiliki solusi atas geliat perekonomiannya.

“Bekal pendidikan itu sifatnya jangka panjang. Saat ini kita berikan, di masa depan kita dulang manfaat dan keuntungannya. Mari anak muda semangat untuk berwirausaha,” ujar Puan.

Laporan: Mela
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...