Headline

Opini

PADANG

Sports

HMI Pimpinan Muis Bakal Demo karena Anggap Jokowi Gagal, Faizal Assegaf: Ah Norak!

          HMI Pimpinan Muis Bakal Demo karena Anggap Jokowi Gagal, Faizal Assegaf: Ah Norak!

HMI Pimpinan Muis Bakal Demo karena Anggap Jokowi Gagal, Faizal Assegaf: Ah Norak!
BENTENGSUMBAR.COM - Kritikus politik, Faizal Assegaf menanggapi soal Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pimpinan Muis yang akan berdemonstrasi karena menganggap Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah gagal.


Faizal Assegaf menilai bahwa HMI pimpinan MUI telah bersikap norak dengan merencanakan demo.


“Ah norak!” katanya melalui akun Twitter Faizalassegaf pada Kamis, 5 Agustus 2021.


Faizal menyinggung bahwa Presiden Jokowi akan sulit berhasil tangani Covid-19 jika elemen mahasiswa gemar menghasut publik dengan aneka propoganda kegaduhan.


“Udah deh, mending kawan-kawan HMI dan BEM stop bikin sensasi,” katanya.


Sebelumnya, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) pimpinan Penjabat (Pj) Ketua Umum, Abdul Muis Amiruddin merencanakan demonstrasi pada 6, 13, dan 16 Agustus 2021. 


“Tentu yang pertama tetap menaati protokol kesehatan,” kata Abdul Muis Amiruddin pada Rabu, 4 Agustus 2021, dilansir dari Detik News.


Muis pun telah menerbitkan surat instruksi bernomor 144/A/Sek/12/1442 yang berisi rencana demonstrasi yang merela namai “Agustus Merdeka”. 


Adapun aksi ini didasari penilaian bahwa Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin telah gagal dalam memenuhi hak-hak warga Indonesia dalam pandemi Covid-19 ini.


Instruksi itu berisi, pertama, perintah untuk mengkaji segala persoalan bangsa akibat kegagalan Presiden Jokowi-Wapres Ma’ruf Amin. 


Kedua, melakukan aksi unjuk rasa secara serentak pada 6, 13, dan aksi puncak pada 16 Agustus 2021. 


Muis mengatakan bahwa mereka akan tetap menggelar demo meski ini masa PPKM level 4 di Jawa-Bali dan PPKM di luar Jawa-Bali.


“Kalau situasi begini terus, lalu siapa dong yang mau tegur kekuasaan? Kan harus ada yang mengambil peran mengingatkan pemerintah agar negara ini diurus dengan benar,” paparnya.


Muis mengatakan bahwa selama ini, mereka sudah sering mengkritik melalui media tapi tidak direspons. 


Maka, lanjutnya, demonstrasi ini adalah pilihan terakhir yang merka lakukan karena upaya sebelumnya tidak ditanggapi.


Muis juga mengungkap bahwa pihaknya telah mengirimkan surat pemberitahuan terkait demo ke Polda Metro Jaya. 


“Untuk ancang-ancang sementara soal titik demonstrasi apakah Istana atau DPR itu sedang dibicarakan, ada beberapa opsi, termasuk di halaman sekretariat agar lebih terkontrol, itu juga menjadi salah satu opsi,” ujar Muis.


Source: terkini.id

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...