Headline

Opini

PADANG

Sports

Ini 6 Langkah Agar Berpikiran Positif Selama PPKM Diperpanjang

          Ini 6 Langkah Agar Berpikiran Positif Selama PPKM Diperpanjang

Ini 6 Langkah Agar Berpikiran Positif Selama PPKM Diperpanjang
BENTENGSUMBAR.COM - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 4 dan 3 terus diperpanjang. Alhasil, banyak orang merasa tidak nyaman bahkan stres akibat pemberlakuan itu.Jelas saja, banyak orang merasa stres karena aktivitasnya dibatasi. Mungkin beberapa orang harus dirumahkan selama PPKM berlangsung. 


Apalagi dengan pemberitaan Covid-19 yang tak usai-usai membuat suasana di lingkungan semakin tidak nyaman.


Ingat pikiran yang negatif mampu membuat imun pada tubuh menurun. Untuk mengatasinya, berikut tipsnya.


Tetap semangat dan berpikir positif


Cara efektif menjaga imun tubuh saat di rumah selama PPKM adalah dengan tetap semangat dan berpikiran positif. 


Pandemi COVID-19 tak hanya berdampak kepada kesehatan tubuh bagian luar saja, tetapi juga kesehatan jiwa dan mental. Misalnya, pembatasan sosial yang membuat orang tinggal di rumah saja membuat penat dan akhirnya masyarakat kurang fokus dalam melakukan kerja hingga kegiatan lainnya.


Oleh karena itu, menjaga semangat dan berpikir positif menjadi hal yang harus terus dilakukan di tengah pandemi yang masih berlangsung saat ini. Ini juga akan berpengaruh terhadap imunitas tubuh.


Olahraga Secara Rutin


Berolahraga secara rutin menjadi hal agar pikiran lebih positif. Selain itu, dengan olahraga bisa menjaga imun tubuh saat di rumah selama PPKM.


Ingat, akal yang sehat terdapat pada tubuh yang sehat, begitu kata pepatah. Makanya penting untuk menjaga keseimbangan kesehatan jiwa dan tubuh. Salah satunya dengan olahraga secara rutin, terutama di tengah masa pandemi ini. 


Anda cukup olahraga rutin selama 30 menit setiap harinya untuk menjaga daya tahan tubuh tetap sehat dan kuat. Olahraga ini juga bisa dilakukan di rumah saja maupun di sekitar lingkungan, seperti gym, lari pagi, dan bersepeda.


Istirahat cukup


Setelah itu, cara efektif agar tidak mudah stres selama PPKM adalah dengan istirahat yang cukup. Banyak yang mengeluhkan tinggal di rumah saja membuat jadwal urusan pribadi dan kerja menjadi berantakan, termasuk waktu untuk istirahat. 


Hasilnya, masyarakat menjadi tidak fokus dan tidak produktif, baik untuk urusan pribadi maupun pekerjaannya. Hal ini bisa diatasi dengan cara menata ulang jadwal harian selama penerapan WFH. Lalu yang harus diketahui bahwa tidur secukupnya itu minimal 7-8 jam per hari. Lalu jangan keseringan begadang dan ingat menjaga kesehatan itu penting di masa pandemi ini.


Konsumsi Makanan Sehat 


Stres juga bisa dipicu karena makanan. Mengonsumsi makanan tidak sehat bisa mengganggu pikiran selama PPKM. 


Untuk itu, utamakan konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang. Jangan sampai tinggal di rumah saja malah membuat Anda semakin banyak makan, apalagi tanpa menghiraukan kandungan nutrisinya. Pasalnya, penderita obesitas memiliki risiko yang tinggi akibat COVID-19.


Berbagi


Berbagi hal-hal positif dengan orang lain akan membuat Anda berlatih. Biasakan mensyukuri 5 hal sederhana yang terjadi dalam hidup Anda setiap hari, tentukan tujuan yang ingin dicapai setiap hari, dan berikan pujian terhadap orang-orang di sekitar Anda. Pada akhirnya semua kebaikan akan kembali pada Anda.


Tetap jalankan prokes


Percuma jika kamu lakukan hal di atas tanpa menjalankan protokol kesehatan (prokes). 


Menurut Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah untuk terus memberi pemahaman kepada masyarakat bahwa penerapan protokol kesehatan tetap yang utama. 


Hal ini penting agar tidak terjadi pemahaman keliru di masyarakat terkait pemberlakuan syarat sertifikat vaksin untuk mengakses tempat umum.


“Harus terus dijelaskan kepada masyarakat bahwa prokes itu tetap nomor satu, syarat sertifikat vaksin nomor dua,” tegas Puan.


Puan mengatakan, penjelasan tersebut juga harus disertai pengawasan para petugas di lapangan, misalnya dalam mengawasi mobilitas para pengunjung mal yang mulai dibuka terbatas di beberapa kota.


“Meski pengunjung mal sudah punya sertifikat, kalau ada kerumunan atau antrean jarak dekat jangan dibiarkan,” kata Puan.


Puan mengatakan pemahaman masyarakat yang benar terkait prokes dan sertifikat vaksin ini penting agar tidak memicu kembalinya gelombang penularan Covid-19.


“Selama PPKM,hindari pikiran negatif yang hanya menyusahkan diri sendiri. Alangkah baik, tetap berpikiran positif selama PPKM, ujar Puan. 


Laporan: Mela

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...