Headline

Opini

PADANG

Sports

Panca: Gimana Lo Mau Tenggelamkan Demokrat, sementara Hasil Surveinya Terus Naik

          Panca: Gimana Lo Mau Tenggelamkan Demokrat, sementara Hasil Surveinya Terus Naik

Panca: Gimana Lo Mau Tenggelamkan Demokrat, sementara Hasil Surveinya Terus Naik
BENTENGSUMBAR.COM - Deputi Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana menanggapi tagar “Tenggelamkan Demokrat 2021” yang masih terus disuarakan oleh sekelompok netizen.


Panca menantang bagaimana mereka bisa menggelamkan Partai Demokrat, sementara elektabilitasnya justru terus naik.


“Wkwkwk, gimana loe mau tenggelamkan Demokrat sementara hasil surveynya terus naik,” katanya melalui akun Twitter Panca66 pada Selasa, 3 Agustus 2021.


Bersama pernyataannnya, Panca membagikan cuitan salah satu netizen yang menggunakan tagar “Tenggelamkan Demokrat 2024”.


“Pantun buat dek Panca. ‘Ikan lama berbau anyir, Keliatan jelek pastinya benyek. Indonesia tak butuh bohir, kalian ngejek, kami ngeledek’. Catat, rakyat bersatu dalam barisan Buzzer NKRI,” kata YRadianyo.


Setelahnya, Panca menanggapi cuitan Wakil Sekjen Partai Demokrat, Ossy Dermawan yang membagikan berita soal naiknya elektabilitas partai mereka.


“Tambah naik tuh. Ayoo dong mana buzzeRp yang mau tenggelemin partai Demokrat?” kata Panca pada Rabu, 4 Agustus 2021.


Dilansir dari RMOL.id, Indostrategic merilis hasil survei elektabilitas partai politik menjelang Pemilu 2024 mendatang.


Hasilnya, Partai Demokrat berada pada urutan ketiga, di bawah PDI Perjuangan yang bertengger di posisi puncak dan Partai Gerindra di urutan ke-dua. 


Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Indostrategic, Ahmad Khairul Umam saat memaparkan hasil surveinya pada Selasa, 3 Agustus 2021.


“Terkait elektabilitas partai politik, jika Pemilu dilaksanakan saat ini, partai politik paling banyak dipilih responden adalah PDIP (18.5 persen), Partai Gerindra (11,5 persen), Partai Demokrat (8,9 persen),” ungkapnya.


Umam melanjutkan, pada urutan keempat ada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan raihan 8,5 persen, kelima ada Partai Golkar 6,9 persen, dan PKB dengan 5,5 persen berada di urutan ketujuh.


Kendati demikian, kata Umam, masih terdapat 30,2 persen pemilih belum terbuka dengan pilihannya dan 1,9 persen memilih Golput.


Berdasarkan basis data ini, lanjutnya, lompatan elektabilitas terbesar terjadi pada Partai Demokrat, yang merangsek ke posisi tiga besar.


Umam menilai bahwa melejitnya Partai yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu dipengaruhi oleh respons publik pasca prahara KLB Deli Serdang.


Menurut Umam, prahara dengan Moeldoko nampak tertangani dengan baik. Selain itu, komunikasi politik AHY dinilai baik dalam merespons manuver kubu Moeldoko.


“Sehingga memunculkan keuntungan elektoral bagi partainya,” jelas Umam.


Sebagai catatan, Survei Indostrategic ini digelar sejak tanggal 23 Maret-1 Juni 2021 dengan tetap berusaha menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19.


Survei ini menggunakan metode Multi-Stage Random Sampling yang melibatkan jumlah sampel 2.400 orang responden di 34 provinsi dengan margin of eror 2 persen.


Source: terkini.id

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...