Ruhut Bongkar Fakta Masinton Pernah Ditegur Pak Luhut, Effendi Simbolon Pengin jadi Menteri

Ruhut Bongkar Fakta Masinton Pernah Ditegur Pak Luhut, Effendi Simbolon Pengin jadi Menteri
BENTENGSUMBAR.COM - Politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul menyesalkan kritik dua koleganya di partai pimpinan Megawati Soekarnoputri yang mengkritik kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menangani pandemi Covid-19. 


"Kritik mereka sebenarnya aku sesalkan, kenapa? Ini memang demokrasi, tetapi tetap ada etika. Semua kader PDI Perjuangan, the ruling party, menahan dirilah, ya, kalau memang mungkin tidak sependapat," ucap Ruhut Sitompul, dilansir dari JPNN.com pada Kamis, 5 Agustus 2021.


Menurut Ruhut, semua kader partai berlambang banteng moncong putih seharusnya ikut mengamankan apa pun kebijakan pemerintah dalam menangani virus Corona.


"Jangan ikut merasani yang akhirnya menjadi peluru bagi oposisi, ya, atau, katakanlah, kadrun-kadrun," sambung mantan anggota Komisi III DPR dari Partai Demokrat itu. 


Bagi Ruhut, kritik yang disampaikan Masinton Pasaribu terhadap Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan sudah terlambat. 


Dia bahkan menduga masih ada persoalan pribadi yang melatari kritik tersebut. "Mungkin Masinton pernah ada rasa (tidak suka, red). 


Dia kan pernah dulu ditegur Pak Luhut, aku masih ingat, aku masih di DPR. Enggak tahu apa yang disampaikan," beber Ruhut.


Walakin, persoalan itu setahu dia sudah selesai. Sebab, ketika itu Ruhut ikut berbicara kepada Masinton untuk tetap berhubungan baik dengan Luhut yang sekarang menjadi koordinator PPKM Level 4 di Jawa-Bali. 


"Ya, mungkin dia (Masinton, red) masih merasa," ucap anggota Tim Bravo Lima itu.


Sementara untuk Effendi Simbolon, Ruhut menyebut pengin tertawa termehek-mehek. Menurut dia, Effendi tidak usah merasa jadi pahlawan yang telah memenangkan Jokowi menjadi presiden dua periode.


"Kan banyak pahlawan, tetapi banyak juga yang belum kebagian apa-apa, tetapi mereka senang sudah mengantarkan Pak Jokowi jadi presiden dua periode," ujarnya. 


Ruhut juga teringat dengan ucapan anggota Komisi I DPR itu ketika masih sama-sama sebagai wakil rakyat di Senayan. 


"Effendi ke saya pun pernah minta tolong, 'bang, abang kan dekat dengan Pak Jokowi, tolonglah biar saya jadi menteri'. Itu fakta kok, dia pernah ngomong begitu sama saya waktu saya di DPR," ungkap Ruhut.


Bahkan, Ruhut kala itu langsung mengingatkan Effendi Simbolon yang pernah menyatakan Jokowi presiden prematur. 


"Jadi, ini orang-orang yang seperti ini yang saya sesalkan. Tetapi memang, kalau Effendi ini, saya sudah capek lihat dia, tetapi enggak apa-apa, sudah mau selesai kok karier politiknya," sebut Ruhut. 


Dia juga mengingatkan para kader PDIP rendah hati sebagaimana diajarkan Megawati Soekarnoputri. 


Terlebih lagi, Presiden Jokowi, Menko Luhut Binsar Panjaitan, Menko Airlangga Hartarto dan menteri lainnya sudah bekerja keras menangani pandemi Covid-19.


(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »