Headline

Opini

PADANG

Sports

PPKM Level 4 Sengaja Diperpanjang Lagi, Rocky Gerung: Pemain Politik Ingin Dapat Keuntungan dari COVID

          PPKM Level 4 Sengaja Diperpanjang Lagi, Rocky Gerung: Pemain Politik Ingin Dapat Keuntungan dari COVID

PPKM Level 4 Sengaja Diperpanjang Lagi, Rocky Gerung: Pemain Politik Ingin Dapat Keuntungan dari COVID
BENTENGSUMBAR.COM - Pengamat Politik Rocky Gerung menilai dengan PPKM Level 4 diperpanjang diduga karena adanya pemain politik yang ingin mencari keuntungan dari COVID-19.


"Semua pemain politik utama yang besar-besar ini ingin dapat keuntungan dari COVID-19. Nah karena itu agar diperpanjang seolah-olah COVID-19 akan sampai 7 tahun lagi," ungkapnya di Channel YouTube Rocky Gerung official, Selasa 17 Agustus 2021.


Menurut Rocky Gerung, kekuasaan itu berpikir memanfaatkan kematian orang, dengan kata lain akan disulap statistik Indonesia belum lepas dari COVID-19.


"Atau sengaja diperpanjang COVID-19, virusnya diundang masuk lagi. Supaya ada alasan untuk melanggar konstitusi," kata Rocky Gerung.


Jadi, Rocky Gerung menduga bahwa etika politik Indonesia betul-betul hancur. Justru ketika, masyarakat Indonesia merayakan HUT ke-76 RI.


"Kita mengalami pembusukan didalam soal moralitas politik. Ini bahayanya sebuah bangsa yang dikelola oleh ketidakmampuan berpikir dan ambisi kekuasaan yang berlebih," ungkap Rocky Gerung.


Sebelumnya, Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan PPKM Level 4 akan terus digunakan sepanjang pandemi COVID-19.


"Selama masih pandemi, PPKM ini akan tetap digunakan sebagai instrumen untuk mengendalikan mobilitas dan aktivitas masyarakat," ungkap Luhut.


Menurut Luhut, jika situasi COVID-19 di Indonesia semakin membaik, tentunya level PPKM akan diturunkan ke yang lebih rendah.


"Dimana level 3, 2 dan 1, nantinya akan mendekati situasi kehidupan normal, oleh karena itu evaluasi akan dilakukan setiap minggu, sehingga perubahan situasi dapat kita respon secara cepat," ungkap Luhut.


Luhut juga mengingatkan masyarakat agar tidak terlalu euforia dengan angka penurun kasus COVID-19 di Indonesia ini.


"Memang di kawasan Asia Tenggara sekarang, Indonesia termasuk yang cepat melakukan tindakan dan hasilnya cukup baik," ungkap Luhut.


Source: isubogor

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...