Headline

Opini

PADANG

Sports

Sosok AHY dan Puan Mirip, Kesannya Dapat Jabatan Politik karena "Pemberian" Orangtuanya

          Sosok AHY dan Puan Mirip, Kesannya Dapat Jabatan Politik karena "Pemberian" Orangtuanya

Sosok AHY dan Puan Mirip, Kesannya Dapat Jabatan Politik karena "Pemberian" Orangtuanya
BENTENGSUMBAR.COM - Setelah ada publikasi survei Indostrategic, sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Puan Maharani kembali menjadi perbincangan publik.


Dalam survei tersebut, Anies Baswedan disebutkan mendapatkan elektabilitas 20,25 persen sedangkan pasangan Prabowo Subianto-Puan Maharani mendapat 14,65 persen.


Merespons hasil itu, Direktur Eksekutif Periskop Data, Muhamad Yusuf Kosim menyoroti sosok AHY dan Puan Maharani yang mendapat elektabilitas dua teratas dengan masing-masing pasangan capres Anies Baswedan dan Prabowo Subianto.


Analisa pria yang karib disapa Yuko, untuk lebih mendapat dukungan politik masyarakat, AHY dan Puan sama-sama memiliki beban berat.


Sebab, ada bayang-bayang orang tuanya yang menjadi penguasa partai. Susilo Bambang Yudhoyono sebagai simbol Partai Demokrat dan Megawati Soekarnoputri yang menjadi Ketua Umum PDIP sampai saat ini.

    

Sebelum berbicara pencalonan presiden, Yuko menyarankan AHY dan Puan harus bisa lepas dari bayang-bayang orang tuanya. Apalagi, ia menilai, selama ini jabatan politik yang diraih dua sosok itu kesannya sangat adalah "pemberian" orang tuanya.


"AHY sebagai Ketum Demokrat tidak bisa dipengaruhi faktor SBY, Puan saat menjabat Menko PMK era Jokowi dan sekarang Ketua DPR yang tidak bisa dilepaskan bisa diraih karena "pemberian" orang tuanya," demikian penjelasan Yuko kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat malam, 6 Agustus 2021.


Sejak menjabat Ketua Umum Demokrat AHY gencar melakukan safari politik ke berbagai partai politik, organisasi kemasyarakatan dan struktur partai dari level provinsi hingga kabupaten/kota.


Puan Maharani yang digadang-gadang akan mewujudkan perjanjian Batutulis jilid II digadang-gadang akan dipasangan dengan Prabowo Subianto.


Belakangan baliho Puan juga terpasang di berbagai jalan protokol kabupaten/kota.


Source: RMOL

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...