Headline

Opini

PADANG

Sports

Tegaskan Tak Main 2 Kaki, PAN Balas Sentilan PSI: Jangan Jadi Benalu di Koalisi Jokowi!

          Tegaskan Tak Main 2 Kaki, PAN Balas Sentilan PSI: Jangan Jadi Benalu di Koalisi Jokowi!

Tegaskan Tak Main 2 Kaki, PAN Balas Sentilan PSI: Jangan Jadi Benalu di Koalisi Jokowi!
BENTENGSUMBAR.COM -  Partai Amanat Nasional (PAN) membantah tudingan PSI soal bermain politik 2 kaki usai resmi bergabung ke dalam koalisi pemerintah. PAN menjelaskan salah satu buktinya yakni pada momen Pilpres 2019.


"Perlu dicatat, PAN tidak pernah bermain politik 2 kaki. Salah satu bukti nyatanya adalah, salah satu kader terbaik kami yaitu Bapak Asman Abnur secara ksatria mundur dari posisinya sebagai Menpan-RB hanya beberapa hari setelah PAN resmi memberikan dukungan kepada pasangan Prabowo-Sandi di pertengahan tahun 2018," kata Juru Bicara DPP PAN, Rizki Aljupri, dilansir dari detikcom pada Jumat, 27 Agustus 2021.


Tak hanya itu, Rizki juga menyebut bersatunya PAN ke koalisi juga bukan menjadi penghalang untuk memberikan saran dan masukan ke pemerintahan. Menurutnya PAN akan tetap memberi masukan kepada pemerintah meski bergabung dengan koalisi.


"Bagi PAN, masuk menjadi bagian dari koalisi pemerintahan bukan lah penghalang untuk tetap memberikan saran dan masukan yang konstruktif terhadap kebijakan pemerintah. Tentu, hal ini akan dilakukan melalui Fraksi PAN di DPR RI dengan menjunjung tinggi etika politik," ucapnya.


Lebih lanjut, Rizki meminta agar PSI tidak perlu mencampuri urusan dapur PAN. Dia justru meminta PSI fokus agar bisa lolos ambang batas parlemen pada Pileg 2024 mendatang.


"Saran kami untuk PSI, lebih baik tidak usah mencampuri dapur partai lain. Masing-masing partai pasti memiliki strategi elektoral yang berbeda. Lebih baik teman-teman PSI fokus bagaimana bisa lolos ambang batas parlemen di Pemilu Legislatif 2024," ujarnya.


Dia juga beralasan alasan PAN bergabung lantaran hendak membantu pemerintah secara gotong royong di tengah situasi pandemi. Karena itulah, dia memperingatkan PSI agar justru tidak menjadi benalu di koalisi pemerintah.


"Saat ini fokus pemerintah adalah mengatasi pandemi dan pemulihan ekonomi nasional. Ini lah yang menjadi dasar PAN bergabung dalam koalisi pemerintahan. Semangatnya adalah gotong royong. PSI jangan sampai menjadi benalu di dalam koalisi pemerintah," tuturnya.


Senada dengan Rizki, Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi juga membantah PAN melakukan politik 2 kaki. Dia menyebut semua partai tanpa terkecuali juga melakukan check and balances terhadap pemerintahan.


"Persoalan kritik PAN terhadap pemerintah waktu itu adalah hal biasa dalam sistem pemerintahan demokrasi. Harus ada check and balances untuk meningkatkan kualitas demokrasi. PAN melakukan kritik di DPR dalam rangka melaksanakan fungsi konstitusional sebagai anggota DPR. Yaitu melaksanakan fungsi legislasi, budgetting, dan controlling atau pengawasan," ungkapnya.


"Dan semua partai yang ada di DPR menjalankan fungsi konstitusional itu, baik parpol yang mendukung pemerintah maupun parpol yang berada di luar pemerintah," sambungnya.


Sekjen PSI Raja Juli Antoni sebelumnya menyampaikan pesan khusus kepada PAN terkait masa lalu. Raja Juli mengungkit sikap PAN saat berada di pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla 2014-2019. Menurut Raja Juli, meski kader PAN ada di kabinet, politikus PAN lain malah sering menyerang Jokowi.


"(Masa lalu) PAN ini seperti main dua kaki. Salah seorang pengurusnya menjadi menteri di kabinet Pak Jokowi akan tetapi langgang politiknya personal-personal lainnya selalu nembakin Pak Jokowi," ujarnya. (*)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...