Headline

Opini

PADANG

Sports

Anies Baswedan Tak Izinkan Holywings Buka Selama Pandemi Covid-19, Tokoh NU: Mantap, Haters Mau Bully Apalagi?

          Anies Baswedan Tak Izinkan Holywings Buka Selama Pandemi Covid-19, Tokoh NU: Mantap, Haters Mau Bully Apalagi?
BENTENGSUMBAR.COM - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Umar Hasibuan atau Gus Umar, mengomentari pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang tidak mengizinkan kafe Holywings Kemang beroperasi selama pandemi Covid-19.

Gus Umar mengapresiasi langkah Anies Baswedan yang memberikan sanksi terhadap kafe Holywings untuk tidak buka selama pandemi Covid-19.
Dalam keterangan tertulis, Gus Umar lantas menyentil para pembenci Anies Baswedan yang kerap menghujat sang gubernur.

"Anies mantpkb. Ayo haters mau bully apa lagi?" ujarnya, dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari cuitan di akun Twitter pribadinya @Umarchelsea75.

Cuitan Gus Umar. Tangkap layar Twitter @Umarchelsea75
Untuk diketahui, sebelumnya Anies Baswedan memastikan bahwa kafe Holywings Kemang tidak beroperasi selama pandemi Covid-19.

Keputusan ini merupakan sanksi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap kafe Holywings Kemang yang sebelumnya dianggap telah melanggar protokol kesehatan dengan membuat kerumunan.

"Kita tidak akan membiarkan yang seperti ini untuk melenggang tanpa kena sanksi yang berat. Tidak boleh beroperasi, titik. Sampai pandemi ini selesai karena telah menunjukkan tidak punya sikap tanggung jawab," tuturnya pada Rabu, 8 September 2021.

Menurut Anies, Holywings Kemang dianggap telah mengkhianati usaha jutaan orang lain dalam menerapkan protokol kesehatan selama PPKM Level 3 berlangsung.

"Ini mengkhianati usaha jutaan orang selama berbulan-bulan. Jadi Holywings dan semacamnya, dia telah mengkhianati jutaan orang yang bekerja setengah mati, di rumah, terus kemudian tempat ini difasilitasi. itu betul-betul merendahkan usaha semua orang," ujar Anies Baswedan, dilansir dari PikiranRakyat-Depok pada Kamis, 9 September 2021.

Namun, Anies tak hanya menerapkan sanksi kepada pengelola kafe, tetapi juga kepada pengunjung yang ada di kafe tersebut.

Gubernur DKI Jakarta itu memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk memasukkan setiap pengunjung ke daftar blacklist agar tak bisa pergi ke tempat manapun.

"Ke depan yang nanti akan kena sanksi bukan saja pengelolanya, tapi mereka yang berada di tempat itu akan diblok, sehingga tidak bisa pergi dan mendatangi tempat manapun juga selama batas waktu tertentu," terangnya.

Ia berharap, para pengunjung Holywings ini tidak pergi ke mana-mana dan hanya diam saja di rumah, mengingat ada syarat tanda masuk menggunakan aplikasi jika ingin bepergian ke sejumlah tempat.
"Sanksinya apa? Ya di rumah saja, belajar disiplin jangan pergi-pergi," tuturnya menambahkan. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...