Headline

Opini

PADANG

Sports

Anwar Abbas Bilang Rakyat Sudah Muak dengan Jokowi, Petrus Selesinus: Anda Sudah Offside

          Anwar Abbas Bilang Rakyat Sudah Muak dengan Jokowi, Petrus Selesinus: Anda Sudah Offside
BENTENGSUMBAR.COM – Koordinator Tim pembela Demokrasi Indonesia, Petrus Selesinus menilai, pernyataan Wakil Ketua MUI, Anwar Abbas yang mengklaim rakyat telah muak dengan Presiden Jokowi adalah pernyataan berlebihan dan keluar konteks.

Dia mengatakan, pernyataan itu bukan mewakili MUI secara lembaga. Sebab MUI tidak terlibat dalam urusan politik kenegaraan. Sehingga dia pastikan, apa yang disampaikan Anwar Abbad merupakan pernyataan pribadi.

“Sekalipun pernyataan pribadi, tetapi saya anggap pernyataan Anwar Abbas ini audah ofsside. Sudah di luar konteks,” ujar Petrus Selesinus, dikutip kanal YouTube RKN, Ahad (5/8/2021).

Petrus mempertanyakan klaim Anwar Abbas yang mengatakan rakyat telah muak dengan Jokowi. Sebab, Anwar Abbas bukan representasi suatu kelompok masyarakat.

“Dia mengatakan bahwa Jokowi cukup dua periode karena rakyat sudah muak. Pertanyaannya rakyat yang mana. Karena Anwar Abbas tidak pernah jadi representasi dari rakyat banyak. Apalagi dia berbicara atas nama pribadi,” ujar Petrus.

Petrus bilang bahwa Anwar Abbas berbicara atas nama pribadi tetapi membawa-bawa nama rakyat. Artinya dia telah memanipulasi kehendak rakyat.

“Memanipulasi kondisi real masyarakat saat ini. Karena kita tahu, presiden Jokowi berkunjung kemana saja selalu dielukan rakyat,” ujar Petrus.

Lebih lanjut, Petrus mengatakan bahwa Jokowi sendiri sudah mengatakan tidak akan maju 3 periode.

“Dan Jokowi juga tidak pernah minta jabatannya diperpanjang. UUD 45 sampai dengan hari ini ketentuannya presiden cuma dua periode” katanya.

“Jadi sangat tidak etis dan berlebihan kalau Anwar Abbas mengatasnamakan rakyat sudah muak. Kemudian tanpa didukung data,” pungkasnya.

Anwar Abbas blak-blakan merespons isu amendemen UUD 1945 yang tengah ramai diperbincangkan oleh sejumlah pihak di Tanah Air.

Menurut Anwar Abbas merujuk pernyataan Lord Acton, bahwa kekuasaan itu cenderung korup.

Tak hanya itu, Anwar Abbas juga berpendapat, bahwa publik sudah muak dengan situasi covid-19 dan ekonomi yang semakin parah.

“Jadi, bapak itu dua periode sudah cukup. Maaf saja, orang sudah banyak yang muak dengan situasi covid-19 dengan keadaan ekonomi yang parah. Rendahnya kemampuan pemerintah mengatasi masalah covid-19 dan ekonomi. Jangan dikira rakyat senang saat ini,” jelas Anwar Abbas.

Menurutnya, apabila MPR, DPR, dan DPD akhirnya akan memperpanjang masa jabatan presiden menjadi tiga periode, Anwar Abbas khawatir akan timbul gejolak di masyarakat. (FIN)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...