PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

Berkali-kali Lecehkan Indonesia di Natuna, Puan Desak Jokowi Berani Keras pada China

          Berkali-kali Lecehkan Indonesia di Natuna, Puan Desak Jokowi Berani Keras pada China
BENTENGSUMBAR.COM - Sudah tak terhitung berapa kali China melanggar wilayah perairan Indonesia. Bahkan, pemerintah China seolah menginjak-injak harga diri Indonesia dengan mengklaim bahwa Laut Natuna Utara adalah wilayah mereka.

Ironisnya, pemerintah Indonesia seolah tak berdaya menghadapi tingkah polah negara berjuluk negeri tirai bambu tersebut. Hingga saat ini, tidak ada tindakan tegas yang dilakukan pemerintah yang kini di pimpin oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi itu.

Terkait hal itu, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah serius menangani pelanggaran kedaulatan negara yang dilakukan kapal coast guard hingga kapal perang China yang berkeliaran di wilayah ZEE Indonesia, khususnya di Laut Natuna Utara.

Menurutnya, Indonesia tidak boleh membiarkan negara lain terus mengganggu wilayah kedaulatan Indonesia.

“Pemerintah tidak bisa berdiam diri saat negara lain (China) memasuki wilayah kita tanpa izin. Indonesia harus mampu menjaga kedaulatan, karena ini menyangkut harga diri bangsa, apalagi nelayan kita, sebagian rakyat Indonesia, dibuat takut oleh mereka,” kata Puan kepada wartawan, Jumat, 17 September 2021.

Puan mengingatkan, bukan kali ini saja kapal China memasuki perairan Natuna. Puan pun meminta pemerintah segera menyatakan sikap kepada China untuk tidak mengganggu kedaulatan Indonesia.

“Presiden Joko Widodo pernah terjun langsung ke perairan Natuna sebagai sinyal kepada China bahwa kedaulatan Indonesia tidak bisa diganggu. Langkah tersebut kita apresiasi. Saya rasa pemerintah perlu menyampaikan kembali nota protes kepada China,” desaknya.

Menurutnya, pemerintah Indonesia juga diminta menanyakan kepada Pemerintah China, apa maksud mereka mengirim kapal perang ke perairan Indonesia. China juga diketahui mengirimkan kapal survei yang dibayangi oleh kapal coast guard mereka.

“Apalagi akibat China mengirimkan kapal perang ke perairan Natuna, masyarakat nelayan kita jadi takut melaut. Maka harus ada upaya tegas untuk mengusir kapal-kapal China dari wilayah kita,” tambah Puan. (Reqnews)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...