PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

Dibully usai Kecam Santri Tutup Telinga, Habib Husin: Simpatisan HTI Masih Banyak bahkan Kasih Ruang Felix Siauw

          Dibully usai Kecam Santri Tutup Telinga, Habib Husin: Simpatisan HTI Masih Banyak bahkan Kasih Ruang Felix Siauw
BENTENGSUMBAR.COM - Gegara dibully usai tanggapi soal santri jangan berlebihan tutup telinga, kecuali musiknya jorok, Habib Husin Alwi Shihab tanggapi keras mereka yang membulinya.

“Simpatisan HTI di NKRI itu masih byk. Disinggung dikit lgs main serang akun ane. Dan klu ane blg msh byk masyarakat awam itu, ya rata2 golongan mrk semua. Kupingnya tipis soalnya. Menjelaskan hal yg jorok malah dibully,” kata Habib Husin, Kamis 16 September 2021.

"Sebetulnya gak ingin komentari para tahfidz "yg tutup telinga", tapi karna diminta, ya uda gas ajalah. Jgnkan anak2 tahfidz yg fanatik. Soal dogma agama radikalis, mantan2 HTI disini masih ada dan masih diberi panggung. Bahkan @PBIDI masih kasih ruang ke Felixsiauw," imbuhnya.

Sebelumnya, Husin Shihab sempat ditegur presenter televisi saat menyampaikan pandangannya soal viral santri penghafal Alquran tutup kuping saat dengar suara musik.

Sebabnya, Husein Shihab menjelaskan pandangannya itu dengan kata-kata jorok. Pantes kemudian Husein ditegur oleh presenter acara televisi.

Dalam pandangannya, Husin Shihab mengatakan santri mestinya nggak perlu tutup kuping kalau lirik musik itu tidak mengandung hal-hal atau kata jorok.

Husein Shihab bilang kata jorok
Saat menjelaskan pandangannya, Husien mendetailkan kata-kata jorok dalam musik atau lagu barat yang patut membuat santri tutup kuping. Apalagi ini santri penghafal Alquran.

“Kalau sekedar lagu santai misalnya tentang kehidupan, tentang kecintaan, lagu arab dengan bahasa cinta, itu bukan berarti tutup telinga. Kecuali lagu baratnya itu jorok. Misal ada bahasa kayak fuck, ML atau gimana. Kalau nggak jorok itu…,” ujar Husein menjelaskan dalam bincang pagi di tvOne, Kamis 16 September 2021.

Nah dalam momen ini, presenter tvOne langsung menegur Husein dengan memotong penjelasannya.

“Maaf pak Husein ini kan sedang live, mungkin lebih sopan dikit (bahasanya)” jelas si presenter menegur Husin Shihab yang berkata jorok.

Husein langsung menghaluskan bahasanya dalam penjelasan soal musik dan santri.

“Ya itu tadi yang disebutkan tadi kalau jorok, saya dukung santri tutup telinga saja,” jelasnya.

Kalau ternyata dalam video yang viral itu, musik yang muncul adalah musik yang santai tapi kok santri penghafal Alquran tutup telinga, menurut Husein, itu bisa menjadi masalah.

Kenapa? Sebab ada dugaan bisa jadi para santri itu dicekoki dogma yang fundamental dan fanatisme berlebihan.

“Kalau saya bilang, kalau tutup telinga itu (musiknya) bahasanya vulgar. Tapi kalau bahasanya nggak jorok, santai saja, lagu barat biasa, perlu dipertanyakan paham yang diajarkan pada santri. Apakah paham radikalisme atau fanatisme,” ujarnya

Hati-hati fanatik berlebihan

Di sisi lain, Husein mengatakan perlu lho mewaspadai potensi ajaran atau dogna yang fundamentalis soal larangan dengar musik. Sebab Husein meyakini ajaran fundamental masih kok menyebar di tingkat pendidikan anak.

Dia sendiri mengaku punya bukti kok ada ustaz yang ngajarin dogma santrinya haram dengerin musik.

“Kalau kita amatin kondisinya Indonesia seperti itu, ada paham yang terus orang jadi konsumsi publik yang mana dogma fanatisme beragama, dogma paham radikal, dogma HTI mulai masuk ke negeri ini, cuma kita sadar nggak sadar masyarakat Indonesia lebih awam ya,” katanya seperti dinukil Hops.id. (Netralnews)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...