Headline

Opini

PADANG

Sports

Luhut Layangkan Somasi Kedua kepada Haris Azhar dan Koordinator KontraS

          Luhut Layangkan Somasi Kedua kepada Haris Azhar dan Koordinator KontraS
BENTENGSUMBAR.COM - Kuasa Hukum Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Juniver Girsang, mengatakan telah mengirimkan somasi kedua bagi Direktur Eksekutif Lokataru, Haris Azhar dan Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Fatia Maulidiyanti.

"Pada 2 Agustus kemarin, kita mengirimkan surat somasi pada Haris Azhar dan Fatia dalam kurun waktu 5 hari lagi, 5 x 24 jam kita minta jawaban yang kita harapkan sebagaimana somasi kita. Ini yang sudah berjalan," kata Juniver saat dihubungi Tempo, Jumat, 3 September 2021.

Somasi pertama Luhut pada Haris dan Fatia dilayangkan pada 26 Agustus 2021 lalu. Juniver mengatakan sudah menerima surat jawaban somasi dari Haris dan Fatia pada 30 Agustus 2021 lalu. Namun ia merasa jawaban mereka tidak menjawab somasi dari Luhut.

Juniver mengatakan dalam somasinya, Luhut meminta Haris menjelaskan mengenai motif, serta maksud dan tujuan dari unggahan di akun YouTube pribadinya yang berjudul 'Ada Lord Luhut Dibalik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!'. Ia merasa judul itu adalah berisi fitnah, penghinaan, pencemaran nama baik, berita bohong yang telah merugikan Luhut.

"Itu tidak dijawab. Malahan jawabannya itu tidak relevan dengan somasi kami. Jawabannya hanya dikatakan bahwa motifnya itu dikarenakan ada data dan kita diundang mengklarifikasi di YouTube-nya. Ini jawaban yang tak sesuai dengan somasi kita, tidak relevan dengan somasi kita," kata Juniver.

Juniver mengatakan di negara demokrasi, hak berekspresi memang dibebaskan. Namun ia mengatakan hal tersebut harus dilakukan dengan bermartabat dan beretika. Ia ingin baik Haris maupun Fatia meminta maaf atas ucapan mereka dan unggahan video tersebut.

"Mereka minta maaf urusannya selesai. Kita menuntut itu sebagai pilihan terakhir di proses perdata. Itu pilihan terakhir. Kita tunggu jawabannya," kata Juniver yang merupakan kuasa hukum Luhut. (Tempo)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...