PILIHAN REDAKSI

Ali Imron Pernah Minta Izin Ngebom Rumah Amien Rais, Denny Siregar: Harusnya Waktu Itu Jangan Ditangkap Dulu

BENTENGSUMBAR.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar angkat bicara mengenai pengakuan pelaku Bom Bali 1. Pasalnya, Ali Imron d...

Iklan Bank Nagari

Puji Sikap Napoleon soal M Kece, Azis Yanuar: Memang Harusnya Muslim Seperti Itu

          Puji Sikap Napoleon soal M Kece, Azis Yanuar: Memang Harusnya Muslim Seperti Itu
BENTENGSUMBAR.COM – Mantan Sekretaris Bantuan Hukum DPP Front Pembela Islam (FPI) memuji sikap Napoleon Nonaparte terkait terduga penista agama, Muhammad Kece.

Aziz Yanuar mengatakan bahwa memang seharusnya muslim bersikap seperti Napoleon Bonaparte.

Hal itu ia ungkapkan usai membaca surat terbuka Napoleon Bonaparte yang berisi pengakuan dan alasan dirinya menganiaya M Kece di dalam rumah tahanan Bareskrim Polri.

Aziz Yanuar mengaku sangat iri dengan sikap mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri itu.

“Saya iri dan salut sama beliau (Napoleon) dalam hal ini,” ujarnya pada Senin, 20 September, dilansir dari JPNN.

Adapun alam surat terbukanya, Napoleon mengaku tak terima agamanya dihina dan memang sengaja melakukan tindakan terukur berupa penganiayaan terhadap M Kece.

Terkait itu, Aziz Yanuar mengatakan apa yang dilakukan Napoleon mencerminkan perilaku seorang muslim yang baik dalam membela agamanya.

“Memang harusnya muslim seperti itu, khususnya muslim yang waras,” kata pengacara pendiri FPI, Muhammad Rizieq Shihab itu.

Sebelumnya, Napoleon Bonaparte telah dilaporkan M Kece ke Bareskrim Polri atas tindakan penganiayaan.

Napoleon pun angkat suara melalui surat terbuka yang dibuatnya sendiri dan dibenarkan oleh kuasa hukumnya, Gunawan Raka.

Dalam surat terbukanya, diketahui motif utama Napoleon Bonaparte melakukan penganiayaan terhadap M Kece.

“Siapa saja bisa menghina saya, tetapi tidak kepada Allah-ku, Alquran, Nabi Muhammad SAW dan akidah Islam-ku,” tegas Napoleon Bonaparte.

“Karenanya saya bersumpah melakukan tindakan terukur apapun kepada siapa saja yang berani melakukannya,” tambahnya.

Napoleon menilai bahwa tindakan penghinaan yang dilakukan M Kece dan pelaku penistaan agama lainnya sangat berbahaya bagi kesatuan, persatuan, dan kerukunan umat beragama di Indonesia.

Ia juga sangat menyayangkan bahwa sampai saat ini, Pemerintah belum juga menghapus semua konten di media yang telah dibuat dan dipublikasikan manusia-manusia yang menurutnya tak beradab itu.

Karena kekecewaan itulah, Napoleon lantas melakukan tindakan penganiayaan terhadap M Kece yang berujung pada laporan di Bareskrim Polri.

“Akhirnya, saya akan mempertanggungjawabkan semua tindakan saya terhadap Kece, apa pun risikonya,” kata Napoleon Bonaparte. (terkini)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...