Anies Tolak Impor Daging, Chusnul: Dia Hanya Lanjutkan Program Ahok

BENTENGSUMBAR.COM – Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah menanggapi keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menolak impor daging sapi dan memilih menjadi kerjasama dengan Pemprov NTT.

Menurut Chusnul lewat cuitannya di Twitter, Rabu 27 Oktober 2021, Anies Baswedan hanya melanjutkan program gubernur DKI sebelumnya yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait daging sapi tersebut.

Akan tetapi, kata Chusnul, Anies seolah-olah mengklaim bahwa program soal daging sapi itu dimulai dari eranya sebagai pemimpin DKI Jakarta yang menolak impor.

“Padahal cuma melanjutkan program Ahok itupun berkat presiden Jokowi, dibikin seakan-akan anies yg memulai dan terlihat sebagai pemimpin yg menolak impor,” cuit Chusnul Chotimah.

Dalam cuitannya itu, Chusnul menyertakan dua foto tangkapan layar terkait pemberitaan keputusan Anies Baswedan memilih kerjasama dengan Pemprov NTT terkait daging sapi dibanding harus mengimpor.

“Penuhi Kebutuhan Jakarta, Anies Pilih Daging Sapi NTT Ketimbang Impor,” demikian salah satu judul artikel pemberitaan tersebut.

Sementara judul artikel lainnya yang diunggah Chusnul Chotimah tertulis bahwa Anies Baswedan menjalin kerjasama daging sapi yang dimulai era Ahok.

Mengutip CNN Indonesia, Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan kembali menjalin kerja sama daging sapi dengan Pemprov Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kerja sama itu direalisasikan dengan Memorandum of Understanding (MoU) antara PD Dharma Jaya dengan PT Flobamor dalam rangka Pemenuhan Daging Sapi dan Sapi Hidup Berkualitas Mutu Baik asal Kupang.

Sekadar diketahui, kerja sama dua daerah itu soal daging sapi dimulai di era Gubernur DKI Basuki Tjahaja atau Ahok. Lalu sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.

Anies Baswedan menjelaskan selain untuk menjadi momentum meningkatkan dan menumbuhkan kolaborasi, kerja sama soal daging sapi itu juga dijalin untuk menjaga kestabilan dan penyediaan kebutuhan protein hewani di kota Jakarta.

“Jadi sapi asal NTT ini berbobot besar dan hasil dagingnya itu berkualitas unggulan, berkualitas bagus. Lalu bisa digunakan sebagai bahan baku untuk kebutuhan di Jakarta,” ujarnya. (terkini)

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »