PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

Bongkar Gaya Hidup Mewah Natalius Pigai, Ferdinand: Sangat Kontras dengan Kondisi Rakyat Papua

          Bongkar Gaya Hidup Mewah Natalius Pigai, Ferdinand: Sangat Kontras dengan Kondisi Rakyat Papua
BENTENGSUMBAR.COM – Eks politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengunggah foto yang memperlihatkan gaya hidup Natalius Pigai yang menurutnya sangat kontras dengan kondisi rakyat di Papua.

Ferdinand Hutahaean lewat cuitannya di Twitter, Senin 4 Oktober 2021, membagikan foto Natalius Pigai yang tampak memakai barang-barang mewah.

“Topi mahal, Cerutu Cohiba mahal, Jam Tangan mahal, Kaos mahal, mungkin celana dan sepatunya juga mahal,” cuit Ferdinand Hutahaean.

Menurut Ferdinand, hal yang ditampilkan Natalius Pigai dalam foto itu sangat kontras dengan kondisi sebagian rakyat Papua.

Berbeda halnya dengan sikap Natalius Pigai, Ferdinand Hutahaean menilai Presiden Jokowi lah yang terus berusaha mensejahterakan masyarakat di Papua.

“Sangat kontras dengan kondisi sebagian rakyat Papua yang terus diangkat kesejahteraan hidupnya oleh Presiden Jokowi bersama jajarannya,” ujar Ferdinand.

Diwartakan sebelumnya, Natalius Pigai belum lama ini menjadi sorotan publik lantaran melontarkan pernyataan keras terhadap Presiden Jokowi dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Pernyataan Pigai itu pun sontak memicu kemarahan dari sejumlah pihak lantaran dinilai berbau rasis.

Dalam pernyataannya yang ia unggah di media sosial Twitter, Pigai meminta netizen agar jangan percaya dengan orang Jawa Tengah seperti Jokowi dan Ganjar.

Menurut Natalius Pigai, Jokowi dan Ganjar telah menimbulkan penderitaan bagi rakyat di Papua lantaran mereka merampok kekayaan, membunuh dan menginjak-injak harga diri bangsa Papua.

“Jangan percaya orang Jawa Tengah Jokowi dan Ganjar. Mereka merampok kekayaan kita, mereka bunuh rakyat papua, injak-injak harga diri bangsa Papua dengan kata-kata rendahan rasis, monyet, dan sampah,” ujarnya. (terkini)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...