PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

Eks Anak Buah Jokowi Klaim China ‘Bos’ Ibu Kota Baru RI, Mustofa: Tanda-tanda Isu Lama Akan Terbukti

          Eks Anak Buah Jokowi Klaim China ‘Bos’ Ibu Kota Baru RI, Mustofa: Tanda-tanda Isu Lama Akan Terbukti
BENTENGSUMBAR.COM – Politisi Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya melalui akun Twitternya menyinggung soal isu lama yang melibatkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan China.

Mustofa Nahrawardaya menyebut isu lama tersebut sudah menunjukkan sebuah tanda-tanda segera terealisasi.

“Tanda-tanda. Isu lama akan terbukti,” kata Mustofa, seperti dikutip Galamedia, Rabu, 6 Oktober 2021.

Ia berani melontarkan pernyataan itu karena dirinya mengacu pada pernyataan seseorang yang pernah menjadi anak buah Presiden Jokowi, yakni Muhammad Said Didu (MSD).

Sebagai sosok yang pernah bekerja di Kementerian BUMN era Jokowi, MSD menyinggung soal kemungkinan adanya transaksi sewa menyewa infrastruktur di Ibu Kota Baru antara Indonesia dengan China.

Menurutnya, China akan menyiapkan infrakstruktur di Ibu Kota Baru untuk disewakan ke Indonesia.

“Sepertinya China sudah akan ‘menyiapkan’ infrastruktur di Ibu Kota Baru untuk disewa oleh Indonesia di negaranya,” cuitnya, seperti dikutip Galamedia, Rabu, 6 Oktober 2021.

Dari semua itu dapat menunjukkan jika Indonesia di era Jokowi akan menjadi negara penyewa di tanahnya sendiri.

“Negara (Indonesia, red) menyewa dari China di Ibu Kota negaranya,” tegasnya.

Sebelumnya, Djauhari Oratmangun selaku Duta Besar RI untuk China membeberkan pertemuannya dengan Hu Peng selaku Wakil Presiden China Gezhouba Group International Engineering Co Ltd.

Dalam pertemuan tersebut, Gezhouba mengaku berminat menjadi investor atas pembangunan Ibu Kota Baru dan partner kerja rezim Jokowi di bidang energi dan infrastruktur.

“Gezhouba, salah satu perusahaan China yang berminat investasi dalam pembangunan Ibu Kota Baru,” ucap Djauhari, 20 Mei 2021. (Galamedia)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...