PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

Hidayat Nur Wahid dan Ustaz Abdul Somad Jadi Ketum PBNU, Taufik Damas: Sampai Hujan Berwarna pun Tak Akan Pernah Terjadi

          Hidayat Nur Wahid dan Ustaz Abdul Somad Jadi Ketum PBNU, Taufik Damas: Sampai Hujan Berwarna pun Tak Akan Pernah Terjadi
BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta, KH. Muhammad Taufik Damas merespons soal opini kempemimpinan Nahdlatul Ulama (NU).

Menurutnya, setiap orang berhak untuk beropini, apalagi orang di luar NU yang sampai berharap Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Hidayat Nur Wahid (HNW) jadi calon Ketua Umum PBNU.

Taufik Damas menilai, jika opini tersebut muncul ke permukaan, maka orang tersebut tidak paham soal seluk-beluk NU.

"Orang di luar NU tentu boleh bingits beropini tentang kepemimpinan di NU. Tapi kalo sampe ngarep orang macam UAS dan HNW jadi calon Ketum PBNU, berarti ente kagak paham NU," katanya.

Bahkan, Taufik Damas mengatakan bahwa UAS dan HNW tidak akan menjadi Ketum PBNU meksi hujan berkelir (berwarna) turun.

"Sampe ujan berkelir pun tidak akan pernah terjadi," katanya, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Twitter @TaufikDamas pada Sabtu, 9 Oktober 2021.

Sebelumnya, selain HNW dan UAS, nama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha berpotensi menggeser Said Aqil Siradj di perburuan ketua umum PBNU pada Mukatamar ke-34 NU di Lampung Desember 2021 nanti.

Gus Baha masuk bursa ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berdasarkan survei yang dilakukan oleh Indostrategic.

Untuk sementara ini, hasil survei mencatat jika Gus Baha menduduki posisi keempat dengan persentase 12,4 persen.

Ulama muda asal Rembang itu menempel ketat posisi Ketum PBNU yang sekarang, KH Said Aqil Siradj yang ada di urutan ketiga.

Direktur Eksekutif Indostrategic, Khoirul Umam menjelaskan, jika posisi teratas untuk sementara ditempati Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar.

Selanjutnya pada urutan kedua ada nama KH Hasan Mutawakkil Alallah mendapat 22,2 persen, yang juga punya kesempatan menggeser Said Aqil.

"Calon Ketum PBNU di posisi pertama KH Marzuki Mustamar dengan dukungan tertinggi sekitar 24,7 persen. KH Said Aqil Siraj 14,8 persen yang juga incumbent. Lalu KH Bahaudin Nursalim atau Gus Baha mendapat 12,4 persen," kata Umam.

Nama Gus Baha, kata Umam, menjadi sinyal kuat adanya ekspektasi warga Nahdliyin pada peran kepada kiai muda. (Pikiran Rakyat)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...