PILIHAN REDAKSI

Ali Imron Pernah Minta Izin Ngebom Rumah Amien Rais, Denny Siregar: Harusnya Waktu Itu Jangan Ditangkap Dulu

BENTENGSUMBAR.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar angkat bicara mengenai pengakuan pelaku Bom Bali 1. Pasalnya, Ali Imron d...

Iklan Bank Nagari

Makin Panas, Syarief Demokrat Tuding Yusril Ingin Bangun Pencitraan, ‘Orientasi Transaksional Profesi’

          Makin Panas, Syarief Demokrat Tuding Yusril Ingin Bangun Pencitraan, ‘Orientasi Transaksional Profesi’
BENTENGSUMBAR.COM - Politisi Demokrat Syarief Hasan menilai pernyataan Yusril Ihza Mahendra tidak ada niat menjatuhkan kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), hanyalah pencitraan.

Hal itu terkait dengan gugatan uji materil dan formil AD/ART Partai Demokrat yang Yusril layangkan ke Mahkamah Agung (MA).

“Pernyataan tersebut adalah ingin membangun pencitraan,” kata Syarief, dilansir dari Pojoksatu.id di Jakarta, Jumat, 1 Oktober 2021.

Wakil Ketua MPR RI itu juga menilai, pernyataan Yusril tersebut untuk menutupi dirinya karena membela kelompok yang salah.

“Membenarkan yang salah dan meluruskan bengkok dengan orientasi transaksional profesi,” tandas Syarief.

Sebelumnya Yusril Ihza Mahendra mengatakan, tidak ada niat untuk menjatuhkan kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokorat melalui gugatan uji materil dan formil AD/ART.

Hal tersebut disampaikan Yusril merespon pernyataan Menko Polhukam, Mahfud MD bahwa uji materil dan formil tidak bisa menjatuhkan AHY.

“Saya sama sekali tidak ada niat menjatuhkan AHY,” kata Yusril saat dihubungi Pojoksatu.id di Jakarta, Jumat, 1 Oktober 2021.

Menurutnya, ia membela partai Demokrat kubu Moeldoko hanya menjalankan tugasnya sebagai pengacara.

“Sebagai advokat, saya tidak berurusan dengan hal itu, saya fokus untuk melakukan gugatan uji materil dan formil AD ART Partai Demokrat,” ucapnya.

Pria dikenal dengan pakar hukum tata negara itu juga menyebutkan, tidak ikut campur dalam urusan politik kedua kubu yang bertentangan Itu, antara AHY dan Moeldoko.

“Kepentingan politik mereka, saya tidak ikut campur. Saya bekerja profesional sebagai advokat,” tutur Yusril. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...