PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

Natalius Pigai Ancam Laporkan Sejumlah Pejabat Negara Terkait Rasis, Refly Harun: Ini Luar Biasa!

          Natalius Pigai Ancam Laporkan Sejumlah Pejabat Negara Terkait Rasis, Refly Harun: Ini Luar Biasa!
BENTENGSUMBAR.COM - Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun menyebut Eks Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai luar biasa karena berani melaporkan sejumlah pejabat negara yang rasis.

"Ini luar biasa ya, Natalius Pigai ini dia mengancam akan melaporkan tokoh-tokoh besar atau pejabat-pejabat besar dengan dugaan macam-macam," katanya di Channel Youtube Refly Harun, Selasa 5 Oktober 2021.

Lebih lanjut, Refly Harun mengaku sebenarnya tidak terlalu suka dengan adu mengadu. Menurutnya itu seperti orang yang kurang kerjaan.

"Seolah tidak bisa melihat persoalan itu dari segi sisi substantif hanya melihat dari soal-soal adu mengadu, ini ada peluang untuk diadukan dan sebagainya," kata Refly Harun.

Menurut Refly Harun tindakan laporan atau mengadukan ke penegak hukum dianggap kurang elok, jika selalu mengedepan hal itu.

"Terlepas dari tafsir mana yang benar, kan memang disitu dikatakan orang Jawa Tengah, Jokowi, dan Ganjar, ya kan secara faktual Jokowi dan Ganjar orang Jawa Tengah," kata Refly Harun.

Terlebih, kata Refly Harun, Jawa Tengah itu memang sebuah provinsi, wilayah administratif yang Gubernurnya adalah Ganjar Pranowo.

"Presiden Jokowi juga berasal dari Jawa Tengah, karena dari Solo yaitu salah satu kota di Jawa Tengah. Jadi menurut saya ya sudahlah tidak usah berlebih-lebihan," katanya.

Bahkan, Refly Harun meminta pecinta Presiden Jokowi untuk tidak terlalu over reaction (bereaksi berlebihan). Sebab yang dikritik adalah Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo.

"Toh yang dikritik Jokowi dan Ganjar Pranowo, bukan warga Jawa Tengah, bukan juga suku jawa. Jadi jelas, Pigai mengatakan dia mengkritik Ganjar Pranowo yang pernah menjadi Wakil Ketua Komisi II DPR, yang tentu mengawal otonomi khusus Papua, dan Presiden RI Jokowi," katanya.

Menurut Refly Harun, konteksnya juga menanggapi video pendek Ganjar Pranowo yang datang ke Papua.

"Lalu makan, ya barangkali menyertakan puji-pujian dan lain sebagainya, ya thats politic sesungguhnya ya, jadi itulah dunia politik," ungkap Refly Harun.

Melansir Isu Bogor, sebelumnya, Pigai mengancam akan melaporkan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, Menteri Sosial Tri Rismaharani (Risma), Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, hingga mantan Kepala BIN Jenderal (Purn) AM Hendropriyono sebagai pelaku rasis ke warga Papua.

Tak hanya itu, Pigai juga sempat dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan rasisme. Ini bermula dari cuitan Pigai yang diduga berisi pesan rasialisme ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...