PILIHAN REDAKSI

Ali Imron Pernah Minta Izin Ngebom Rumah Amien Rais, Denny Siregar: Harusnya Waktu Itu Jangan Ditangkap Dulu

BENTENGSUMBAR.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar angkat bicara mengenai pengakuan pelaku Bom Bali 1. Pasalnya, Ali Imron d...

Iklan Bank Nagari

Panglima Gepako: Kalau Tak Ada Pak Harto, Indonesia Sudah Jadi Negara Komunis

          Panglima Gepako: Kalau Tak Ada Pak Harto, Indonesia Sudah Jadi Negara Komunis
BENTENGSUMBAR.COM - Peristiwa pengkhianatan G 30S PKI tahun 1965 tidak boleh dilupakan bangsa Indonesia. Panglima Gerakan Antikomunis (Gepako ) Gandung Pardiman mensinyalir hingga saat ini upaya mengganti ideologi Pancasila masih terus dilakukan oleh mereka yang berpaham komunis dengan berbagai cara.

Gandung menyerukan agar Tap MPRS Nomor XXV/ MPRS/ 1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia tetap dipertahankan meskipun banyak yang mengutak-atiknya.

"Kita harus mempertahankan keberadaan Tap MPRS nomor 25 tahun 1966 itu, jangan sampai dihapuskan. Kalau tidak ada Pak Harto (mantan presiden Soeharto), Indonesia sudah menjadi negara komunis. Oleh karena itu, kita patut hormat dan bangga pada beliau atas jasa-jasanya membebaskan NKRI dari komunis," kata Gandung, Kamis, 30 September 2021, dilansir dari iNews.

Anggota DPR ini menambahkan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober harus dijadikan momentum agar organisasi-organisasi masyarakat yang antikomunis merapatkan barisan, bersatu padu menghadapi bahaya laten komunis.

"Disinyalir masih ada orang-orang yang memiliki paham ideologi komunis dan saat ini berada di dalam birokrasi pemerintahan melakukan berbagai cara untuk mengaburkan peristiwa pengkhianatan G 30S PKI," kata Gandung.

Gandung memastikan Gepaki dan eleman-eleman Pancasila lainnya siap membasmi komunis serta melawan pihak-pihak yang hendak membangkitkan kembali komunisme di Indonesia.

"Gepako konsisten untuk tidak memberikan ruang sedikitpun kepada penganut ideologi komunis mengembangkan komunis di Indonesia,” kata Gandung.

Gandung menambahkan saat ini ada pihak-pihak mengutak-atik ideologi Pancasila, ingin memeras sila–sila Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila.

"Gepako siap mempertahankan Pancasila, agar jangan sampai ada pihak manapun yang akan mengutak-atik. Kami berharap TNI dan Polri berani bersikap tegas untuk menindak mereka yang terbukti akan membangkitkan ideologi komunis," katanya.

Gepako melihat ada upaya secara masif mengadakan gerakan di tingkat pengambil kebijakan yang mengeliminir Pancasila dan realitas adanya pembrontakan G 30S PKI.

"Kami akan mempertahankannya dari upaya-upaya tangan - tangan jahat dan licik yang ingin mengubahdan mengilangkan Pancasila dari bumi NKRI,” kata Ketua DPD Partai Golkar DIY ini. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...