PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

Rumah dan Ruko Dibakar, Massa Mengamuk di Yahukimo Papua Dengar Kabar Bupati Abock Busup Meninggal

          Rumah dan Ruko Dibakar, Massa Mengamuk di Yahukimo Papua Dengar Kabar Bupati Abock Busup Meninggal
BENTENGSUMBAR.COM - Rumah dan ruko di Dekai, Yahukimo, Papua terbakar, massa mengamuk melakukan aksi pembakaran.

Situasi memanas setelah beredarnya kabar Mantan Bupati Yahukimo sekaligus Ketua DPW Partai PAN Papua, Abock Busup, meninggal.

Diketahui Mantan Bupati Yahukimo Abock Busup ditemukan meninggal dunia di dalam kamar hotelnya di kawasan Jakarta, Minggu, 3 Oktober 2021 pagi.

Masyarakat yang tak terima kepergian Abock Busup, mendadak melakukan pembakaran sejumlah rumah.

Berdasarkan informasi seorang warga, Dewi Puspitasari, seribuan orang yang diduga pendukung Almarhum Abock Busup sudah melakukan pelemparan bahkan telah membakar rumah dan ruko.

"Mereka sudah bakar rumah warga dan ruko," ucapnya dalam pesan singkatnya, Minggu, 3 Oktober 2021 siang.

Ia pun menjelaskan telah terdengar bunyi tembakan dari aparat.

"Sudah bunyi tembakan dari tadi," jelas.

Ditanya soal kondisi, ia belum bisa menjelaskan hal itu, mengingat dirinya kini terjebak di dalam rumah.

"Saya tidak tahu di luar seperti apa, tapi dilihat dari jendela di samping sudah ada rumah dan ruko dibakar," bebernya.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri ketika dihubungi, belum bisa memberi komentar mengingat dirinya sedang melakukan pengawalan terhadap Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

"Sabar ya, saya masih dengan pak Jokowi, nanti saya telepon," bebernya.

Sementara itu Dandim 1715 Yahukimo, Letkol Cristian Irreuw ketika hubungi melalui sambungan telepon seluler, belum bisa menjelaskan situasi saat ini di Dekai.

"Saya besok baru naik, untuk situasi saya akan komunikasi dengan Kapolres di sana," bebernya.

Berdasarkan informasi, dirinya didapati dalam kondisi kaku dengan kondisi sudah tidak bernyawa oleh petugas hotel ketika membuka paksa pintu kamar yang ditinggali Abcok Busup.

Kabar meninggalnya Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Papua, Abock Busup di Jakarta, Minggu (3/10/2021) dengan cepat beredar melalui pesan singkat.

Mantan Bupati Yahukimo periode 2016 hingga 2021 itu dikabarkan meninggal dalam kondisi terbujur kaku di dalam kamar hotel yang ia tempati.

Kabar ini pun dibenarkan sahabatnya yang juga bekerja membantu dokumentasi tugas-tugas almarhum semasa hidupnya, Nunung Kusmiaty kepada Tribun-Papua.com, Minggu (3/10/2021) siang.

"Iya benar, bapak meninggal di Jakarta. Kami kaget dan tak percaya kepergiannya," kata Nunung lewat telewicara.

Dia menyebut, Abock Busup selama ini tidak mempunyai riwayat sakit serius, dan selalu ceria baik dalam kerja partai mau pun kesehariannya.

"Pintu kamarnya diketok dan didobrak gak dijawab, lalu setelah dibuka petugas hotel, bapak ditemukan terbujur kaku," jelasnya.

Sementara, kunjungan Abock Busup ke Jakarta untuk urusan internal partai.

Abock dalam kunjungannya didampingi sejumlah pengurus DPW PAN Papua.

Hanya, belum diketahui penyebab utama meninggal politisi asal partai berlambang Matahari Terbit ini.

Termasuk juga belum diketahui kapan jenazah dibawa pulang ke Jayapura.

"Anggota masih urus bapak di Jakarta. Kita doakan secepatnya selesai semua dengan lancar," ucap Nunung, bersedih.

Hingga berita ini ditayangkan, kondisi keamanan di Dekai, Kabupaten Yahukimo mencekam.

Masyarakat yang tak terima kepergian Abock Busup secara mendadak melakukan pembakaran sejumlah rumah. 

Asap membumbung tinggi hingga membuat masyarakat pendatang ketakutan.

Informasi yang dihimpun Tribun-Papua.com dari seorang warga yang tak mau disebut namanya, mengatakan situasi tersebut membuat warga tak berani keluar rumah.
Aparat keamanan pun berupaya meredam situsai agar tak melebar.

"Ada orang meninggal di sini. Informasinya kena tembak. Kami ketakutan," ujar sumber yang dihubungi Tribun-Papua.com. (Tribun)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...