PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

Sebut Utang Negara Tambah Banyak, Politisi PKS asal Sumbar: Mundurlah Pak Jokowi!

          Sebut Utang Negara Tambah Banyak, Politisi PKS asal Sumbar: Mundurlah Pak Jokowi!
BENTENGSUMBAR.COM - Politusi PKS Refrizal blak-blakan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kepala negara.

Hal tersebut diungkapkan Refrizal melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @refrizalskb pada Minggu, 3 Oktober 2021.

Politisi asal Padang Pariaman, Sumatera Barat ini meminta agar Jokowi mengundurkan diri dari kursi kepemimpinannya sebagai presiden dikarenakan utang Indonesia makin meningkat.

Apalagi, di tengah utang yang meningkat itu, Refrizal mengatakan Jokowi malah gencar ingin memindahkan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Penajem Utara, Kalimantan Timur.

"Utang Negara Tambah banyak, Gaya-gayaan mau Pindah Ibu Kota Negara," jelas Refrizal.

Selain itu, Refrizal menyindir janji Jokowi yang akan meluncurkan mobil esemka yang tak kunjung terealisasi.

Menurut Refrizal, bahwa kepemimpinan Jokowi membuat masyarakat semakin miskin dan susah.

Oleh sebab itu, refrizal menegaskan untuk meminta Jokowi mengundurkan diri sebagai presiden.

"Esemka mana kok belum DILUNCURKAN, RAKYAT semakin MISKIN & SUSAH,
DLL. SAYA minta MUNDURLAH BAPAK PRESIDEN JOKOWI..Terima kasih," tegasnya.

Melansir GenPI.co, Presiden Jokowi melalui Menteri Sekretaris Negara dan Menteri PPN/Bappenas telah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) IKN ke DPR pada Rabu, 29 September 2021.

Supres RUU itu berisikan 9 bab dan 34 pasal yang mencakup pembentukan organisasi, tahapan pembangunan, dan perencanaan anggaran.

Sebagai informasi, berdasarkan laporan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam APBN KiTa (Kinerja dan Fakta) pada bulan September 2021, posisi utang pemerintah per akhir Agustus 2021 berada di angka Rp6.625,43 triliun.

Rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 40,85 persen.

Posisi utang Pemerintah Pusat mengalami kenaikan sebesar Rp55,27 triliun apabila dibandingkan posisi utang akhir Juli 2021.(*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...