PILIHAN REDAKSI

Ali Imron Pernah Minta Izin Ngebom Rumah Amien Rais, Denny Siregar: Harusnya Waktu Itu Jangan Ditangkap Dulu

BENTENGSUMBAR.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar angkat bicara mengenai pengakuan pelaku Bom Bali 1. Pasalnya, Ali Imron d...

Iklan Bank Nagari

Luhut Akui Kuasai 6 Hektar Lahan Batu Bara, Nicho Silalahi: Jika Dikelola Negara Maka Bangsa Ini Tidak Utang

          Luhut Akui Kuasai 6 Hektar Lahan Batu Bara, Nicho Silalahi: Jika Dikelola Negara Maka Bangsa Ini Tidak Utang
BENTENGSUMBAR.COM – Aktivis Nicho Silalahi berkomentar tentang pengakuan Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan, yang menguasai 6 hektar lahan negara untuk batu bara.

Menurut Nicho Silalahi, 6 hektar baru yang diakui oleh Luhut, sisanya netizen bisa mencari tahu sendiri.

Dalam perhitungan seorang Nicho Silalahi, jika tambang batu bara dikelola negara, maka bangsa Indonesia tidak memerlukan lagi utang ke negara lain untuk mencukupi kebutuhan. Hal tersebut diungkapkan Nicho di media sosial.

“Enam ribu yang diakui, sisanya cari tahu sendiri. Jika seluruh pertambangan itu dikelola negara, maka bangsa ini tidak butuh utang,” ujar Nicho Solalahi dikutip SeputarTangsel.Com dari akun @Nicho_Silalahi, Senin 4 Oktober 2021.

“Sayangnya negara ini masih dikuasai para benalu bangsa dan orang-orang baik memilih dia untuk menyelamatkan diri sendiri,” ujar Nicho Silalahi.

Berdasarkan penelusuran SeputarTangsel.Com, penguasaan lahan yang diakui Luhut sejak 2019, di mana ia menjabat sebagai menteri yang sama di pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

Dalam pengakuannya, Luhut sudah menguasai lahan sejak sebelum menjadi menteri di era Presiden Jokowi.

Sebelumnya, pada hari yang sama, Nicho Silalahi juga sudah mengomentari penguasaan lahan batu bara oleh Luhut.

“Mumpung lagi berkuasa, maka suka-suka dia menguasai lahan negara untuk kepentingan peribadinya. Bukankah penguasaan lahan negara oleh pejabat untuk kepentingan pribadi itu sebuah bentuk korupsi? Jika terjadi ‘revolusi’, maka model begini targetku untuk diganyang,” ungkap Nicho Silalahi. 

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...