PILIHAN REDAKSI

Gugatan Syafrial Kani cs Ditolak PN Padang, Pengurus KAN Pauh IX Lega: Ini Demi Marwah Nagari

BENTENGSUMBAR.COM - Akhirnya Pengadilan Negeri Padang memutuskan menolak gugatan yang dilayangkan Syafrial Kani Datuk Rajo Jambi dan Zulhen...

Advertorial

Anies Baswedan Disebut Pakai Buzzer untuk Komentar Positif di IG, Tatak Ujiyati: Ini Hoax, Niatnya Jatuhkan

          Anies Baswedan Disebut Pakai Buzzer untuk Komentar Positif di IG, Tatak Ujiyati: Ini Hoax, Niatnya Jatuhkan
Foto Anies Baswedan. Anies Baswedan Disebut Pakai Buzzer untuk Komentar Positif di IG, Tatak Ujiyati: Ini Hoax, Niatnya Jatuhkan.
BENTENGSUMBAR.COM - Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Tatak Ujiyati membantah tudingan dari Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muhammad Guntur Romli yang menyebut ada pengerahan buzzer untuk menuliskan komentar positif di akun Instagram Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Tatak Ujiyati mengatakan tudingan politisi yang akrab disapa Gun Romli itu tidak benar atau hoaks.

Tatak Ujiyati juga menegaskan bahwa tim Anies Baswedan tidak pernah menggunakan buzzer untuk berkomentar positif di akun Instagram Gubernur DKI itu.

"Ini Hoax. Tim @aniesbaswedan nggak pernah pakai buzzer, Fix," tulis Tatak Ujiyati, dikutip SeputarTangsel.Com dari akun Twitter @tatakujiyati, Selasa, 9 November 2021.

Perempuan yang juga Pengamat Tata Pemerintahan itu mengungkapkan pihaknya mengetahui bahwa buzzer adalah hama demokrasi.

Selain sebagai hama demokrasi, dia mengatakan buzzer juga dapat menumpulkan akal sehat.

"Kami tahu buzzer adalah hama demokrasi, yg menumpulkan akal sehat," katanya.

Menurut Tatak, situs seperti yang diunggah oleh Gun Romli mengenai tudingan pengerahan buzzer dapat dibuat oleh siapa saja.

Pasalnya, dia menyampaikan pembuat situs tersebut dapat diketahui dengan cara melihat pihak yang pertama kali mengunggah atau menyebarkannya.

"Situs spt itu siapapun bisa buat, Ketahuan dr siapa yg pertama kali mengunggah," ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menduga niat dari pihak yang menyebarkan hoaks itu adalah pihak yang diduga ingin menjatuhkan Anies Baswedan.

"Niatnya bs diduga utk menjatuhkan Anies," ucapnya.

Sebelumnya, melalui akun Twitter @GunRomli, Gun Romli mengunggah sebuah tangkapan layar yang menampilkan pengerahan buzzer untuk setiap komentar positif di Instagram Anies Baswedan.

Gun Romli mengatakan setiap satu komentar positif akan dibayar senilai seribu rupiah.

"Pengerahan buzzer-buzzer buat komen-komen positif di akun IG @aniesbaswedan, tiap komen dibayar Rp 1000," pungkasnya. (Seputartangsel)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...