PILIHAN REDAKSI

Berawal dari Informasi Warga, Polda Sumbar Ungkap Praktek Prostitusi Berkedok Salon dan SPA di Padang Barat

BENTENGSUMBAR.COM - Direskrimum Polda Sumbar kembali berhasil mengungkap praktek esek-esek yang berkedok Salon dan Spa yang ber...

Advertorial

Anies Minta Rakyat Baca Buku Panduan Banjir, PSI Sindir: Lagi Nunggu Nasihat Aa Gym, Jangan Takabur, Jangan Ngibul

          Anies Minta Rakyat Baca Buku Panduan Banjir, PSI Sindir: Lagi Nunggu Nasihat Aa Gym, Jangan Takabur, Jangan Ngibul
BENTENGSUMBAR.COM - Guntur Romli selaku Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berikan komentar menohok pada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Guntur Romli menyinggung Anies Baswedan terkait penanganan banjir di Jakarta yang menurutnya hanyalah janji belaka.

Tak hanya itu, Guntur Romli juga ikut menyinggung penceramah Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym.

Diketahui sata era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Aa Gym memang cukup sering mengkritik.
Hal itu diungkapkan Guntur Romli di akun Twitter pribadinya @GunRomli, pada Selasa, 2 November 2021.

"Lagi nunggu nasehat dari @aagym buat @aniesbaswedan: Jangan Takabur, Jangan Ngibul....," tulis @GunRomli.

Kritikan pedas Guntur Romli itu mulanya untuk menanggapi ucapan Anies Baswedan yang menyebut jika banjir di salah satu wilayah yang biasanya membutuhkan waktu surut 3-4 hari, kini hanya butuh 1 hari saja.

Namun nyatanya di Kebon Pala, 3-4 hari air tak kunjung surut.

Di sisi lain, Guntur Romli juga menyinggung kebijakan Anies Baswedan yang mengajak warga DKI untuk mengunduh dan membaca buku siaga banjir.

Diketahui buku tersebut telah dibuat Pemprov DKI melalu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta.

Sontak saja Guntur Romli juga berikan cuitan pedas, ia merasa tak habis pikir dengan imbauan Anies Baswedan.

Harusnya saat musim hujan tiba, Gubernur mengeruk sungai dan bersihkan sampah, kenapa harus mendownload buku siaga banjir?

"Mau musim hujan harusnya keruk sungai, bersihkan sampah, periksa pompa2 air, bersihkan selokan, sedot saluran2 yg mampet, eh @aniesbaswedan minta nyedot buku panduan banjir terus takabur banjir bisa surut 1 hari, pdhal ini baru awal November sdah ada yg kelelep 3 hari," ujarnya, dikutip Poskota.co.id.

"kok kualitas TA* , sama sekali tak mencerminkan tinggi pendidikannya. #ijazah abal abal" @Argo00449750.

"Coba suruh ngomong gitu depan yg kebanjiran.. Kalo ga dilelepin tuh orang.." @wingkanan29. (Poskota)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »