Advertorial

Daerah

Gerah dengan Provokasi Keturunan Yaman Radikal, Netizen Pribumi: Usir Mereka

          Gerah dengan Provokasi Keturunan Yaman Radikal, Netizen Pribumi: Usir Mereka
Tangkapan layar kicauan netizen serukan pribumi usir keturunan Yaman radikal. (Twitter Paskal29105111)
BENTENGSUMBAR.COM – Seorang netizen di media sosial tampak gerah dengan provokasi radikalisme dari oknum yang disebutnya keturunan Yaman. Maka dari itu, ia menyerukan kepada pribumi untuk mengusir mereka dari Indonesia.

Seruan netizen pengguna Twitter Paskal29105111 terkait provokasi keturunan Yaman radikal itu menanggapi kicauan mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

Ferdinand lewat cuitannya di Twitter, Jumat 12 November 2021, tampak menyoroti pernyataan Wakil Sekjen PA 212 Novel Bamukmin yang tak terima Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI karena tidak bersimpati ke umat Islam.

Ia pun beranggapan, kemungkinan PA 212 tak terima Jenderal Andika jadi Panglima TNI lantaran mereka maunya Munarman.

“Mereka mungkin maunya Munarman yang jadi Panglima TNI,” cuit Ferdinand Hutahaean.

Selain itu, Ferdinand juga menegaskan bahwa suatu saat kaum pribumi Indonesia akan gerah dan bangkit melawan PA 212 lantaran menurutnya kelompok tersebut sudah kerap bermain dengan cara-cara kotor.

“Satu saat Pribumi akan gerah dan bangkit melawan kalian, tunggu saja saatnya. Teruslah kalian bermain-main denga cara kotor,” tuturnya.

Menanggapi kicauan Ferdinand Hutahaean tersebut, netizen Paskal29105111 pun menyerukan agar keturunan Yaman yang menurutnya telah membuat gaduh warga pribumi sebaiknya diusir dari Indonesia.

“Terlalu lama Pribumi berdiam. ayo kita kerahkan Pribumi kita, usir turunan arab, yaman yang mengacaukan Negeri ini,” kata sang netizen.

Menurutnya, warga pribumi tidak boleh berdiam diri melihat Indonesia diinjak oknum keturunan Yaman radikal tersebut.

Pasalnya, menurut sang netizen, keturunan Yaman itu telah mempengaruhi pribumi dengan sejumlah provokasi agar warga juga ikut menjadi radikal seperti mereka.

“Kita gak boleh berdiam Negeri kita diinjak oleh bedebah-bedebah itu. Saudara-saudara kita dipengaruhi oleh mereka agar menjadi radikal. Ayo kita lawan,” ujarnya. (terkini)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »