PILIHAN REDAKSI

Ilmuwan Kaget Saat Nabi Muhammad Ungkap Sendi Manusia Berjumlah 360

BENTENGSUMBAR.COM - Pengetahun Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam yang mengungkap jumlah sendi manusia sebanyak 360...

Advertorial

"MANA Kapolres Lu Ngga Tau Siapa Gue," Mabes TNI Cari Tahu Sosok Wanita Anak Jenderal Bintang 3

          "MANA Kapolres Lu Ngga Tau Siapa Gue," Mabes TNI Cari Tahu Sosok Wanita Anak Jenderal Bintang 3
"MANA Kapolres Lu Ngga Tau Siapa Gue," Mabes TNI Cari Tahu Sosok Wanita Anak Jenderal Bintang 3
BENTENGSUMBAR.COM - Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan, meminta Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman turun tangan, mengevaluasi prosedur protokoler anggota TNI di lapangan saat tak sedang bertugas resmi.

Permintaan itu disampaikan Arteria Dahlan setelah ibunya dimaki oleh seorang perempuan yang mengaku anak jenderal bintang tiga di Bandara Soekarno Hatta pada Minggu, 21 November 2021.

Mabes TNI kemudian memberikan respons akan menelusuri terlebih dulu sejumlah orang yang ada dalam video viral perselisihan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Dalam video yang melibatkan anggota DPR Arteria Dahlan dan ibunya itu, terdapat seorang perempuan yang mengaku anak jenderal bintang tiga.
Video juga memperlihatkan perempuan itu menggunakan mobil dinas dengan pelat TNI.

"Merespons video yang beredar tentang insiden di Bandara Soekarno-Hatta hari ini, TNI akan menelusuri dulu pihak-pihak yang ada di video ini," ujar Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayor Jenderal TNI Prantara Santosa kepada Kompas.com, Senin, 22 November 2021.

Setelah video itu beredar, publik kemudian mempertanyakan terkait privilese anggota keluarga TNI.

Tidak hanya itu, Arteria Dahlan juga menyatakan bahwa perempuan itu bahkan bisa mengatur sejumlah orang yang disebutnya sebagai protokoler TNI.

Menanggapi itu, Prantara mengatakan, Mabes TNI akan memberikan sanksi jika memang ada keterlibatan anggota TNI yang melakukan pelanggaran, termasuk proses hukum.

"Bila ada dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh anggota TNI, akan diproses di Peradilan Militer," kata dia.

Kemudian, jika yang terlibat perselisihan bukan anggota TNI, selanjutnya akan diproses oleh aparat hukum.

"Namun bila pihak yang diduga melakukan tindak pidana bukan anggota TNI, akan diproses oleh aparat hukum peradilan umum," ujar dia.

Sebelumnya, Kasubag Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta Iptu Prayogo mengungkapkan, pertikaian itu terjadi saat ibu Arteria dan seorang perempuan hendak mengambil bagasi di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

Meski sudah mengetahui ihwal pertikaian itu, Prayogo mengaku belum mengetahui kronologi lengkap dari peristiwa tersebut.

Adapun, buntut cekcok tersebut, dua pihak kemudian saling melapor ke polisi.

"Sementara keduanya saling melapor. Jadi dua-duanya saling melapor, tidak hanya satu pihak," ujarnya.

Video aksi arogan wanita mengaku anak jenderal TNI bintang 3 itu viral setelah diunggah oleh akun Instagram @ahmadsahroni.

Ahmad Sahroni merupakan kolega Arteria Dahlan di Komisi III DPR RI.

Arteria Dahlan pun meminta Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengevaluasi protokoler anggota TNI.

"Jangan sampai polemik ini dimanfaatkan oleh banyak pihak. Kami minta betul Pak Panglima, Pak KSAD, Pak Danpuspom untuk pertama mengevaluasi, mengevaluasinya masalah protokoler yang ada di Soekarno-Hatta," kata Arteria di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (22/11/2021).

Politikus PDI-P itu mengaku dihadap-hadapkan dengan orang yang mengaku sebagai pihak protokoler perempuan yang cekcok dengan ibunya.

Arteria menyebutkan, orang-orang tersebut merupakan petugas intelijen.

"Terakhir pas di mobil ada videonya dia bilang 'hajar lu', menyuruh si protokol yang saya bilang orang-orang sipil itu, ada tiga atau empat orang sipil yang mengawal dia," ujar Arteria.

Arteria mengatakan, ke depannya, protokoler yang bertugas hendaknya mengenakan atribut, selayaknya anggota DPR yang mengenakan atribut sebagai anggota dewan.

Arteria juga mengaku heran lantaran perempuan yang mengaku anak jenderal bintang tiga tersebut bisa memerintah protokoler TNI.

"Kalau anak bintang tiga kok bisa nyuruh-nyuruh protokoler TNI? Saya saja, orangtua saya, enggak bisa. Kok bisa menggunakan protokoler TNI di bandara, menyuruh-nyuruh semua orang, 'mana kapolres, mana siapa, lu enggak tahu siapa gue' dan sebagainya," kata Arteria.

Arteria juga menyoroti mobil dinas TNI yang digunakan oleh perempuan tersebut saat meninggalkan bandara.
Menurut dia, perlu ditelusuri apakah perempuan itu anggota TNI atau bukan serta hubungannya dengan anggota TNI.

"Kalau memang dia anggota TNI apa benar itu mobil dia. Kalau dia bukan di TNI, itu kan bukan mobil dia. Kalau mau ditarik lagi masih banyak nih, saya masih punya amunisi-amunisi yang bisa saya persembahkan nantinya saat diperlukan," ujar dia.

Oleh karena itu, Arteria meminta agar Jenderal Andika dan Jenderal Dudung bersikap tegas, karena menurutnya hal itu tidak sesuai dengan adab dan etika di lingkungan TNI.

"Segala sesuatu ini kita punya adab dan etika, di TNI juga ada adab dan etika, kami mohon nanti dilakukan penindakan lah, upaya korektif," kata Arteria.

"Saya percaya sama Pak Panglima dan Pak Dudung, kita masih punya banyak perwira-perwira yang hebat-hebat, yang memang jiwanya Merah Putih, enggak seperti itu," ujar dia.

Video Viral

Berikut cekcok antara anak jenderal TNI bintang 3 dengan ibunda Arteria Dahlan:

"Gimana nggak ngehalangin gue, ada dia dengan barang-barang segitu banyaknya. Hai diam saja ibu. Apa saya harus cium tangan sama ibu? Siapa ibu? Aneh," ujar wanita tersebut kepada ibunda Arteria.

Tak terima dimaki-maki, ibunda Arteria lantas menyebut wanita tersebut tidak memiliki sopan santun.

"Saya nggak nyuruh kamu cium tangan. Tidak punya sopan santun sama sekali," balas ibunda Arteria.

Namun, sang wanita tak terima disebut tidak memiliki sopan santun dan kembali memaki ibunda Arteria.

Bahkan, wanita tersebut membentak dengan menunjuk-nunjuk ke arah ibunda Arteria. 

Sontak, ibunda Arteria kembali menyebut wanita tersebut tidak memiliki sopan santun.

"Kamu kok enggak punya sopan santun. Pantas kamu ngomong kayak gitu? Gila kamu ya," ujar ibunda Arteria.

"Kenapa? Kamu kok ngatain saya orang gila. Kamu yang gila, elu yang gila," ucap sang wanita.

Setelahnya, Arteria tampak menenangkan situasi dan menawarkan untuk memperpanjang permasalahannya.

Arteria pun menanyakan sosok ayah wanita yang disebutnya seorang Jenderal dengan pangkat bintang tiga.

"Kalau mau diperpanjang enggak apa-apa. Bintang tiga juga tidak masalah. Bapak kamu namanya siapa, tadi ngakunya bintang tiga. Kalau kita kan rakyat biasa," ujar Arteria.

Menanggapi tawaran Arteria, wanita tersebut pun tak mempermasalahkannya. 

Ia justru menantang karena mengaku ayahnya seorang jenderal berpangkat tiga.

"Enggak masalah. Kenapa rupanya. Bapak gue emang kenapa. Kalian tahu dirilah sama siapa.Gue bilang bapak gue bintang tiga. Bapak gue, bapak gue, ya sudah tunggu saja," ujar sang wanita. 

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...