PILIHAN REDAKSI

Gugatan Syafrial Kani cs Ditolak PN Padang, Pengurus KAN Pauh IX Lega: Ini Demi Marwah Nagari

BENTENGSUMBAR.COM - Akhirnya Pengadilan Negeri Padang memutuskan menolak gugatan yang dilayangkan Syafrial Kani Datuk Rajo Jambi dan Zulhen...

Advertorial

Rocky Gerung Sebut Buya Syafii Maarif Tidak Punya Pengetahuan Mendalam: Lalai Melihat Problem Presiden Jokowi

          Rocky Gerung Sebut Buya Syafii Maarif Tidak Punya Pengetahuan Mendalam: Lalai Melihat Problem Presiden Jokowi
Rocky Gerung Sebut Buya Syafii Maarif Tidak Punya Pengetahuan Mendalam: Lalai Melihat Problem Presiden Jokowi
BENTENGSUMBAR.COM - Pengamat Politik Rocky Gerung menilai Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Buya Syafii Maarif lalai dalam melihat problem struktural Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya baca (tulisan Buya Syafii tentang mentereng di luar remuk pula di dalam), saya nggap bahwa Buya juga lalai problem struktur dari Presiden Jokowi," katanya di Channel Youtube Rocky Gerung Official, Kamis 11 November 2021.

Menurut Rocky Gerung pemerintahan Jokowi yang diilustrasikan dalam tulisan Buya Syafii tentang apel busuk di keranjang.

"Betul itu kalau satu apel busuk, itu harus dianggap seluruh apelnya busuk. Tidak bisa dibuang satu aja," kata Rocky Gerung.

Bahkan, lanjut Rocky Gerung, pohon apelnya juga busuk ditambah sudah banyak ulatnya.

"Itu yang terjadi sebetulnya, kalau kita baca memang ada perenungan dari Buya Syafii. Saya dulu sering diskusi dengan beliau, ketika masih punya wawasan komprehensif dalam menilai keadaan," kata Rocky Gerung.

Meski demikian, kata Rocky Gerung, artikel yang dibuat Buya Syafii Maarif dibaca secara perlahan apa sebetulnya pesan tersebut.

"Seperti Buya tidak lagi punya pengetahuan mendalam tentang keadaaan itu jadi, akhirnya Buya sendiri sebetulnya yang terlihat kurang dalam, hanya kulit-kulitnya yang dibaca dari Presiden Jokowi," papar Rocky Gerung.

Sebab, lanjut Jokowi, semua yang diungkapkan Buya Syafii Maarif di artikel tersebut benar, mulai dari BUMN rusak hingga pejabatnya brengsek.

"Memang benar itu, tapi problemnya pak Jokowi, menghisap semua potensi kritik itu dalam kabinetnya itu, nggak ada lagi oposisi kan, dan karena itu nggak bisa disebut bahwa BUMN rusak, pejabat rusak itu," kata Rocky Gerung.

Bahkan, lanjut Rocky Gerung, justru Jokowi sendiri yang mengundang kerusakan dan membiarkannya.

"Jadi evaluasi saya terhadap pikiran Buya Syafii Maarif, beliau berupaya untuk perspektif, tapi gagal dia melihat bahwa keadaan yang diterangkan itu justru memang tanggungjawab utamanya ada pada presiden," pungkas Rocky Gerung. (IsuBogor)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...