PILIHAN REDAKSI

Perbedaan Jadikan Kekuatan, Ansor Pasbar Gelar Seminar Nasional Moderasi Beragama

BENTENGSUMBAR.COM - Di tengah lesunya gerakan organisasi kepemudaan Islam di Kabupaten Pasaman Barat, Gerakan Pemuda Ansor tern...

Advertorial

Sebelum ditangkap, Farid Okbah ceramah soal Islam Nusantara: Ini muncul untuk memporak-porandakkan Islam

          Sebelum ditangkap, Farid Okbah ceramah soal Islam Nusantara: Ini muncul untuk memporak-porandakkan Islam
Ustaz Farid Okbah ditangkap Densus 88 terkait dengan kasus terorisme
BENTENGSUMBAR.COM - Ustaz Farid Okbah ditangkap Densus 88 terkait dengan kasus terorisme pada hari ini, 16 November 2021. Polisi menjelaskan, partai yang dibentuk Farid Okbah, Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) merupakan wadah baru bagi Jamaah Islamiyah (JI). Farid Okbah ditangkap di kediamannya di kawasan Bekasi usai salat Subuh.

Usai ditangkap, di media sosial beredar video Farid Okbah yang sedang ceramah soal Islam Nusantara.

Ceramah itu disampaikan usai ada seseorang yang bertanya soal bagaimana menyikapi munculnya aliran Islam Nusantara. 

Ceramah itu sendiri disampaikan pada tahun 2018 lalu, jauh sebelum dia ditangkap terkait terorisme.

“Bagaimana cara kita menyikapi beredarnya aliran Islam Nusantara, yang sepertinya mendapat legalitas dari pemerintah,” demikian bunyi pertanyaan yang dibacakan oleh Farid Okbah, dikutip 16 November 2021.

Menjawab pertanyaan itu, Farid Okbah menjelaskan bahwa pemerintah tidak campur tangan soal urusan agama. 

Dia juga menyebut perlunya mempertanyakan munculnya Islam Nusantara.

“Pemerintah tidak campur tangan urusan agama. Agama yang diakui ya 6 itu, Islam salah satunya. Kalau muncul Islam Nusantara, ini perlu kita pertanyakan. Nanti ada Islam Syiah, ada Islam Ahmadiyah ada Islam LDII ada Islam apa lagi,” kata Farid Okbah.

“Yang namanya orang sama orang utan sama tidak? Tidak sama. Yang diakui oleh Allah hanya Islam, enggak ada Islam Nusantara, enggak ada Islam yang lain,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Farid Okbah mengungkap bahwa Islam Nusantara muncul karena kerja-kerja musuh Islam untuk menghancurkan Islam itu sendiri.

“Ini munculnya dari mana? Sebenarnya ini adalah kerja-kerja musuh Islam untuk memporandak-porandakkan Islam dari dua sudut. Yang pertama untuk memporak-porandakkan Islam supaya tidak bersatu, sehingga orang Islam dibagi menjadi fundamentalis, modernis, kemudian tradisionalis kemudian nasionalis atau liberalis. Ini pembagian umat Islam untuk dipecah satu sama lain,” urai Farid Okbah.

“Nah Islamnya oleh mereka dipecah menjadi warna-warni. Ada Islam ala Amerika, ada Islam ala Arab, ada Islam ala Rusia, ada Islam ala China, ada Islam ala Nusantara. Jadi ini sebenarnya adalah kerja besar musuh Islam,” tambah dia.

Di penghujung, Farid Okbah mengklaim dia telah mengungkap hal tersebut sudah lama. “Saya telah mengungkap ini 15 tahun yang lalu,” pungkas Farid. (Hops)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...