PILIHAN REDAKSI

Perbedaan Jadikan Kekuatan, Ansor Pasbar Gelar Seminar Nasional Moderasi Beragama

BENTENGSUMBAR.COM - Di tengah lesunya gerakan organisasi kepemudaan Islam di Kabupaten Pasaman Barat, Gerakan Pemuda Ansor tern...

Advertorial

Sentil Puan Maharani Soal Interupsi, Tokoh NU: Kayak DPR Milik Partainya Doang

          Sentil Puan Maharani Soal Interupsi, Tokoh NU: Kayak DPR Milik Partainya Doang
Sentil Puan Maharani Soal Interupsi, Tokoh NU: Kayak DPR Milik Partainya Doang
BENTENGSUMBAR.COM – Tokoh NU, Gus Umar ikut angkat bicara mengenai sikap Ketua DPR RI, Puan Maharani yang dianggap seolah ‘tutup telinga’ di saat salah satu anggota mengajukan interupsi.

Seperti diketahui, DPR RI baru saja menggelar rapat paripurna dengan agenda tunggal menyepakati Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI yang berlangsung pada Senin 8 November 2021.

Menanggapi hal tersebut, Gus Umar mengaku dirinya merasa tak heran lagi dengan sikap Puan yang sering mengabaikan interupsi peserta sidang.

“Puan gak berubah juga. Tetap saja abaikan interupsi peserta sidang,” cuitnya dikutip Galamedia dari Twitter @UmarHasibuan75_, Selasa 9 November 2021.

Lebih lanjut, Gus Umar juga memberikan sindiran yang menohok ke Puan Maharani atas sikapnya tersebut.

“Kayak DPR milik partainya doank,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya penolakan interupsi berlangsung saat Puan Maharani akan menutup rapat paripurna dengan agenda tunggal yaitu pengesahan laporan Komisi I terkait uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Sebelum rapat ditutup, Fahmi yang merupakan anggota DPR dari Fraksi PKS meminta kesediaan pimpinan rapat agar diberikan waktu untuk menyampaikan interupsinya. 

Bahkan Fahmi sudah meminta waktu dan sudah menyebut nomor keanggotaannya.

“Pimpinan saya minta waktu, pimpinan saya A432 pimpinan,” kata Fahmi.

Hanya saja, Puan malah tidak menggubris dan melanjutkan menutup rapat dengan mengucapkan salam penutup kepada seluruh anggota dewan yang hadir.

“Kami perkenankan kami menutup rapat paripurna, dengan mengucapkan alhamdulillah. Wasalammualaikum,” ucap Puan.

Dalam momen penutupan rapat tersebut, Fahmi berkali-kali mengajukan interupsi kepada Puan.

Tapi Puan mengabaikan interupsi Fahmi dan tetap lanjut menutup rapat sampai ketuk palu. Disitulah Fahmi akhirnya menyindir Puan.

“Bagaimana mau jadi capres,” kata Fahmi dalam rapat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 8 November 2021. (terkini)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...