PILIHAN REDAKSI

Gugatan Syafrial Kani cs Ditolak PN Padang, Pengurus KAN Pauh IX Lega: Ini Demi Marwah Nagari

BENTENGSUMBAR.COM - Akhirnya Pengadilan Negeri Padang memutuskan menolak gugatan yang dilayangkan Syafrial Kani Datuk Rajo Jambi dan Zulhen...

Advertorial

Sindir Rizieq, Husin Shihab: Dipenjara Aja Bikin Gaduh, Apalagi Gak Dipenjara

          Sindir Rizieq, Husin Shihab: Dipenjara Aja Bikin Gaduh, Apalagi Gak Dipenjara
Sindir Rizieq, Husin Shihab: Dipenjara Aja Bikin Gaduh, Apalagi Gak Dipenjara
BENTENGSUMBAR.COM – Sekretaris Jenderal Pemberantasan Mafia Hukum (PMH), melontarkan sindiran kepada mantan pemimpin Front Pembelas Islam (FPI) yang menyerukan boikot dari penjara.

Husin Shihab menyindir bahwa jika saat dipenjara saja Rizieq masih bisa membuat kegaduhan, bagaimana jadinya jika ia tak dipenjara.

“Dipenjara aja bikin gaduh apalagi gak dipenjara?” katanya melalui akun Twitter pribadinya pada Rabu, 10 November 2021.

“Kalau dalam penjara aja masih bisa provokasi apa artinya penjara?” sambungnya.

Husin Shihab pun menyarankan bahwa sebaiknya Kepala Lapas membatasi orang-orang yang mengunjungi Rizieq.

“Kalau kayak gini gak ada artinya teori pemidanaan. Gak ada efek jeranya!” tegasnya.

Dilansir dari Detik News, Rizieq Shihab menyerukan pemboikotan terhadap Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran dan Pangkostrad, Letjen Dudung Abdurachman.

Seruan boikot tersebut disampaikan Rizieq dari tahanan. Sebagaimana diketahui, ia kini memang masih ditahan atas kasus pelanggaran protokol kesehatan.

Kuasa Hukum Rizieq Shihab, Ichwan Tuankotta mengungkap bahwa seruan itu disampaikan saat dirinya menjenguk kliennya di Rutan Bareskrim.

“Itu disampaikan saat kami, tim kuasa hukum, menjenguk beliau di Bareskrim Kamis minggu lalu, Habib sehat walafiat,” katanya pada Selasa, 9 November 2021.

Seruan boikot itu lalu dibuat dalam bentuk poster yang memuat foto Rizieq, Irjen Fadil, dan Letjen Dudung.

“Boikot Fadil & Dudung!! Diingatkan kembali kepada segenap habaib, ulama, kyai, da’i, tokoh Islam dan umat tentang seruan IB-HRS sejak peristiwa tragedi KM 50,” demikian tertulis.

Diserukan agar pihak-pihak yang disebut di atas jangan mengundang Fadil Imran dan Dudung dalam acara apapun.

“Jika ada acara dihadiri Fadil dan Dudung maka bubar saja…!! Tinggalkan…!! Karena Fadil dan Dudung ‘penjahat HAM’ terlibat penyiksaan dan pembantaian 6 Laskar FPI pengawal IB HRS di rumah penyiksaan,” demikian tertulis. (terkini)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...