PILIHAN REDAKSI

Tak Kunjung Ada Sekda Defenitif, Gubernur Tunjuk Kepala Biro Organisasi Sebagai Pj Sekda Padang, Begini Kata Arfian

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menunjuk Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar, Fi...

Advertorial

Viral, Dosen UIN: NU Merasa Paling NKRI Padahal Tidak Pernah Bangun Kampus di Wilayah Non Muslim

          Viral, Dosen UIN: NU Merasa Paling NKRI Padahal Tidak Pernah Bangun Kampus di Wilayah Non Muslim
BENTENGSUMBAR.COM - Nama dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Dr. Zubair, M.Ag dikecam kalangan Nahdatul Ulama (NU). Hal itu lantaran dia dianggap telah menghina NU saat diskusi zoom yang dengan tema Teologi Islam pada Senin, 1 November 2021.

Dilihat dalam potongan video yang beredar itu, Dr Zubair menyebut NU menganut Asy’ariyah yang merupakan aliran dalam ilmu kalam. Menurut Zubair, aliran ini tidak produktif hingga NU mengalami kemunduran.

“Asy’ariah itu membingungkan dan tidak produktif, tidak progresif, tidak inovatif, tidak kreatif bikin orang bodoh dan terbelakang itulah Asy’ariyah, makanya NU tidak maju-maju itu karena Asy’ariyah terlalu kuat. Muhammadiyah maju dia, karena memang berkemajuan, dia Mu’tazilah,” kata Zubair.

Dia lantas membandingkan NU dengan Muhammadiyah. Dia menilai Muhammadiyah punya kontribusi besar di dunia pendidikan. Sementara NU hanya merasa paling NKRI.

“NU itu merasa NKRI, tetapi tidak ada dia bangun kampus di tengah-tengah orang Kristen, sementara Muhammadiyah itu membangun Universitas di Maluku, di Ambon, di NTT yang mayoritas Kristen bahkan di Papua. Sekolah Muhammadiyah dari TK sampai perguruan tinggi juga ada,” katanya.

Usai video tersebut viral, Zubair kemudian meminta maaf kepada NU dan Muhammadiyah. Dia mengatakan tidak bermaksud menyinggung siapapun, hanya sebagai materi akademi.

“Maksud saya sama sekali bukan untuk menyinggung perasaan, tetapi cara saya mengajak mahasiswa berpikir kritis. Mohon maaf jika metode saya kurang bijak. Terima kasih, demikian klarifikasi dan permohonan maaf saya,” katanya. (FIN)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »