PILIHAN REDAKSI

Berawal dari Informasi Warga, Polda Sumbar Ungkap Praktek Prostitusi Berkedok Salon dan SPA di Padang Barat

BENTENGSUMBAR.COM - Direskrimum Polda Sumbar kembali berhasil mengungkap praktek esek-esek yang berkedok Salon dan Spa yang ber...

Advertorial

Bimtek Jurnalistik Soal Politik Anggaran Berakhir, Wabup Risnawanto Beberkan Isu Pembangunan Pasbar

          Bimtek Jurnalistik Soal Politik Anggaran Berakhir, Wabup Risnawanto Beberkan Isu Pembangunan Pasbar
Bimtek Jurnalistik Soal Politik Anggaran Berakhir, Wabup Risnawanto Beberkan Isu Pembangunan Pasbar
BENTENGSUMBAR.COM - Tindak lanjut dari Bimbingan Teknis Jurnalistik yang dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Sumatera Barat pekan lalu di Padang, Kamis (9/12/2021) sukses dan lancar yang berakhir dengan kunjungan puluhan wartawan di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat di Simpang Ampek, Kamis (9/12/2021).

Wakil Bupati Pasbar) Risnawanto dan Kepala Bappeda Pasbar memanfaatkan momentum itu untuk mengekplorasi dinamika pembangunan Pasbar saat ini.

“Mudah-mudahan dengan adanya rekan-rekan wartawan hadir, bisa menginformasikan mengenai pembangunan di Pasbar secara luas,” ujar Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfotik Sumbar, Indra Sukma yang mendampingi rombongan tersebut mengawali hantaran katanya mewakili Kadiskominfotik Sumbar.

Merespon hal itu, Wabup Pasbar Risnawanto pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada rombongan wartawan bersama Diskominfotik Sumbar yang telah menjadikan Pasbar menjadi bagian dari kunjungan lapangan.

“Saat ini, semenjak pemekaran pada tahun 2003, Pasbar terus membangun dengan potensi yang ada, khususnya di bidang perkebunan, pertanian serta kelautan dan perikanan,” ujar Wabup.

Produk unggulan, sebut Risnawanto, di samping sawit, Pasbar saat ini merupakan penghasil jagung terbesar di Provinsi Sumbar. Kemudian juga kakao (coklat) dan pinang.

Wabup pun bersyukur, walaupun masyarakatnya terdiri dari multi etnis, dengan 3 etnis besar; Minang, Mandailing dan Jawa, tetapi kebhinekaan itu tetap terjaga.

“Alhamdulillah, kami di Pasbar dari 11 kecamatan dan 19 nagari bisa hidup berdampingan walaupun dari latar belakang etnis yang berbeda-beda,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Pasbar, Harlina Syahputri menyampaikan, dampak pandemi Covid-19 tidak begitu berpengaruh di sektor perkebunan dan pertanian, tetapi ya di sektor perdagangan.

Lanjutnya, untuk menopang perekonomian Pasbar, saat ini pembangunan Teluk Tapang di Air Bangis terus dipacu, dengan bantuan dari Pemerintah Pusat.

“Pembangunannya sudah sejak 2010, dan sudah 3 bupati yang menjalaninya. Saat ini pembangunan jalan dan jembatan menuju ke Teluk Tapang yang dikerjakan, sementara uji pelabuhannya sudah dilaksanakan. Mudah-mudahan tahun 2024 bisa digunakan,” tukasnya.

Harlina juga menyampaikan panjang lebar mengenai pembangunan Pasbar yang disesuaikan dengan visi misi Bupati-Wakil Bupati, Hamsuardi-Risnawanto, mulai dari infrastruktur, perkebunan, pertanian, kesehatan, pendidikan dan lainnya.

Seperti diketahui kunjungan ke Pasaman Barat, Kamis (9/12) ini merupakan bagian akhir dari rangkaian Bimtek Soal Politik Anggaran.

Sebagaimana sudah dijelaskan pada bagian awal kegiatan di Pangeran Beach Hotel, 26 November lalu, ini adalah bagian dari Pokir Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Sumatera Barat yang dititipkan di Dinas Kominfotik.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Kominfotik Sumatera Barat, terkhusus untuk Pak Indra Sukma berserta staf yang telah memfasilitasi kegiatan ini berjalan dengan lancar. Salam buat rekan wartawan yang telah terlibat dengan program ini. 

Semoga kegiatan yang sudah kita gelar itu memberikan manfaat buat semua," ujar Hidayat saat dihubungi secara terpisah. 

Laporan: Agusmardi
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »