Advertorial

Daerah

Guntur Romli: Demi Bela Anies, Lurah Lebak Bulus Fitnah Warga Cabut Plang Sumur Resapan

          Guntur Romli: Demi Bela Anies, Lurah Lebak Bulus Fitnah Warga Cabut Plang Sumur Resapan
Guntur Romli: Demi Bela Anies, Lurah Lebak Bulus Fitnah Warga Cabut Plang Sumur Resapan
BENTENGSUMBAR.COM – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli mengatakan bahwa demi membela Anies Baswedan, Lurah Lebak Bulus memfitnah warga mencabut plang sumur resapan.

Padahal, menurut Guntur Romli, tidak ada plang penanda saat mobil Ketua DPP PSI, Isyana Bagoes Oka melewati sumur resapan tersebut dan ambles.

Pernyataannya ini berdasarkan pengakuan kontraktor sumur resapan bernama Dedi Charles.

“Demi bela Anies Baswedan, Lurah Lebak Bulus Jaenudin bohong dan fitnah warga cabut plang sumur resapan,” kata Guntur Romli pada Kamis, 9 Desember 2021.

“Padahal faktanya saat mobil Sis Isyana kejeblos, tidak ada plang sumur resapan karena plang itu diangkat oleh pihak Kontraktor sebagaimana pengakuan Dedi Charles selaku kontraktor!” sambungnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya, ban belakang mobil Isyana Bagoes terperosok ke sumur resapan yang ambles saat dilewati.

Kejadian ini sempat viral dan mengundang kritik kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang belakangan memang dinilai kacau dalam membangun sumur resapan.

Saat dimintai keterangan, Lurah Lebak Bulus, Jaenudin mengatakan bahwa sebelum peristiwa mobil jeblos, sudah ada plang pemberitahuan yang dipasang.

Akan tetapi, menurutnya, plang yang dipasang di proyek sumur resapan Jl Bona Indah itu dicopot oleh warga.

Adapun plang itu berfungsi memberi tahu agar warga tidak melintas di atas sumur resapan karena beton belum lama terpasang.

“Sebetulnya di situ dipasang, jadi jangan dilewati mobil. Tapi dicopot sama warga,” kata Jaenudin pada Kamis, dilansir dari Detik News.

Namun, menurut pihak kontraktor sumur resapan, PT Arvirotect Konstruksi Indonesia, pada saat kejadian, di lokasi proyek memang tidak ada tanda pembatas proyek atau pemberitahuan.

Project Manager PT Arvirotect Konstruksi Indonesia, Dedi Charles mengatakan bahwa pembatas tersebut diangkat sementara untuk mendokumentasikan proyek.

“Kemarin saat kami mau dokumentasi buat laporan pagi itu, (tanda pembatas proyek) yang kami sudah siapkan, kami pinggirkan dulu. Pagi kami clean, siang ada kendaraan melintas,” kata Dedi Charles, dilansir dari Kompas. (terkini)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »