PILIHAN REDAKSI

Berawal dari Informasi Warga, Polda Sumbar Ungkap Praktek Prostitusi Berkedok Salon dan SPA di Padang Barat

BENTENGSUMBAR.COM - Direskrimum Polda Sumbar kembali berhasil mengungkap praktek esek-esek yang berkedok Salon dan Spa yang ber...

Advertorial

Habib Bahar: Kalau Habib Itu Walau Gila Nggak Bisa Menghilangkan Habibnya Karena...

          Habib Bahar: Kalau Habib Itu Walau Gila Nggak Bisa Menghilangkan Habibnya Karena...
Habib Bahar: Kalau Habib Itu Walau Gila Nggak Bisa Menghilangkan Habibnya Karena...
BENTENGSUMBAR.COM - Habib Bahar bin Smith mengungkap asal usulnya. Habib Bahar mengatakan nama bin smith itu bukan asli lho. Jangan kaget, habaib kelahiran Manado, Sulawesi Utara ini menuturkan aslinya dia anak dari bin Shumaith.

Lantas kenapa dia pakai nama bin Smith segala, sampai dikira orang Habib Bahar itu ada darah orang Inggris.

Nama bin Smith itu nggak asli


Dilansir dari Hops.ID, Habib Bahar mengatakan nama bin Smith itu bukan asli. Jadi orang Indonesia kan biasanya ambil gampangnya saja untuk menamakan seseorang, nggak perlu pakai kata yang susah diucapkan. Jadi milih yang gampang saja.

“Jadi itu sebenarnya itu bin Shumaith, dari huruf shin, mim, ya dan tha, jadinya Shumaith. Cuma kita orang Indonesia karena nggak mau ribet. Sama kayak gini, ada Abu Futaith itu habib juga. Cuma orang nggak mau ribet pakainya Mufaith,” jelas Habib Bahar dalam Youtube Karni Ilyas Club, dikutip Kamis 23 Desember 2021.

Habib Bahar menjelaskan untuk melacak garis keturunan Nabi Muhammad SAW atau seorang habaib itu ada dua macam jalur. 

Pertama dari halur Faqihil Muqoddam dan Ammul Faqih. Dia mengatakan Faqihil Muqoddam itu dari garis keponakan sedangkan Ammul Faqih dari garis paman.

“Saya bin Smith itu dari Ammul Faqih, dari jalur paman. Saya (bin Smith) terus Al Aidid, Al Haddad, Walisongo itu dari Ammul Faqih,” ucapnya.

Sedangkan nama habaib yang dari jalur Faqihil Muqoddam adalah Assegaf, Al Idrus, Al Athos, Al Habsyi, bin Shahab dan lainnya.

Habib juga bisa dari orang gila


Semua habaib itu terjaga garis keturunannya karena dicatat oleh lembaga khusus yang namanya Rabithah Alawiyah.

“Jadi yang menentukan habib atau bukan itu bukan ilmu, muka arab hidung mancung. Yang jadikan habib dia miliki garis keturunan bersambung dengan Rasulullah dan tercatat, maka dia habib. Bukan ilmu, bukan pangkat jabatan,” katanya.

Garis habib ini yang menentukan adalah nasab, nggak bisa dihilangkan. Makanya jangan heran, kata Habib Bahar, ada anak kecil atau orang gila itu habib, karena tercatat keturunan Rasulullah.

“Jadi habib beda dengan orang orang berilmu. Jadi gini kalau ada orang berilmu kemudian dia gila, ilmunya kan hilang. Kalau Habib itu walau gila nggak bisa menghilangkan habibnya karena tersambung dengan Rasulullah,” jelasnya. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »