Anwar Abbas Sebut Indonesia Dalam Ancaman China dari Utara

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas blak-blakan. Dia menyebut Indonesia sedang dalam ancaman China dari utara.

Anwar mengatakan, pernyataan mantan Kabais, letjen (purn) Yayat Sudrajat benar-benar mengejutkan dan mengkhawatirkan.

Sebelumnya, mantan Kabais itu menyebut TKA China merupakan tentara terlatih dari Bangsa Han.

Adapun, keberadaan dan kehadiran mereka di negeri orang bukan didesain untuk kembali lagi ke negara asal, melainkan untuk menguasai negara yang ditempati oleh TKA China tersebut.

"Analisis dan pandangan letjen Yayat ini tentu tidak boleh dianggap enteng karena yang bersangkutan bukanlah orang sembarangan," kata Anwar Abbas kepada GenPI.co, Jumat (14/1).

Anwar menyebut, latar belakang Yayat yang pernah menjadi atase pertahanan Indonesia di China membuat dia tentu sangat paham apa yang sedang dibicarakannya.

"Dia tentu paham betul tentang bagaimana ambisi dan cara-cara yang telah ditempuh oleh negara panda tersebut untuk menguasai negara-negara, seperti Mongolia, Xinjiang dan Tibet," katanya.

Anwar setuju dengan pandangan Yayat yang menduga Indonesia masuk menjadi salah satu target mereka lewat berbagai kerja sama terkait pembangunan infrastruktur dan pertambangan.

"China telah mendatangkan tenaga kerja yang cukup besar jumlahnya ke negara ini," katanya.

Oleh karena itu, Anwar mengatakan, sebelum penyesalan dan bencana datang menimpa, maka sebagai bangsa yang anti penjajahan, Indonesia harus bersikap keras dan tegas dalam masalah ini.

"Jangan sampai karena alasan pembangunan dalam bidang ini dan itu, lalu kedaulatan kita sebagai bangsa menjadi hilang karena disapu oleh kekuatan china dari utara," katanya.

Anwar sangat mewanti-wanti hal tersebut karena secara politik dan militer, perkiraan kekuatan mereka di masa depan akan sangat kuat sekali.

"Alhasil, kalau tidak diatasi dari sekarang, situasinya akan makin sulit dihadapi," katanya. (GenPI.co)

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »