PILIHAN REDAKSI

Bapemperda DPRD Kota Padang Kunjungi Palangkaraya: Kunker Itu Untuk Melihat Kelebihan Orang

BENTENGSUMBAR.COM - Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Padang melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kota...

Advertorial

Biadab! Guru Tega Cabuli Tujuh Murid, Lima Diantaranya Diperkosa, Aksi Dilakukan Di Sekolah

          Biadab! Guru Tega Cabuli Tujuh Murid, Lima Diantaranya Diperkosa, Aksi Dilakukan Di Sekolah
Biadab! Guru Tega Cabuli Tujuh Murid, Lima Diantaranya Diperkosa, Aksi Dilakukan Di Sekolah
BENTENGSUMBAR.COM - Dunia pendidikan kembali tercoreng. Oknum guru di sebuah sekolah menengah pertama negeri di Kabupaten Purbalingga, tega melakukan pencabulan siswanya.

Sebanyak tujuh siswa bawah umur menjadi korban. Pelaku juga mengakui melakukan pemerkosaan kepada lima diantaranya.

AS (32) adalah guru kesenian. Aksi bejatnya terbongkar setelah salah seorang warga melaporkan tindakannya ke polisi.

"Berdasarkan laporan masyarakat kami mengamankan saudara AS (32) oknum guru di salah satu sekolah di Karangmoncol Purbalingga yang melakukan asusila terhadap tujuh  orang murid yang masih di bawah umur," kata Kapolres Purbalingga AKBP Era Jhony Kurniawan, Rabu (9/3/2022), dilansir dari tvonenews.com.

AS ditangkap di rumah istrinya di Kabupaten Cilacap, Jumat (2/3/2022) kemarin. Dari hasil penyelidikan, aksinya telah dilakukan tersangka sejak tahun 2013 hingga tahun 2021. "Para korban saat kejadian rata-rata berumur 14 tahun," ujarnya.

Karena masih di bawah umur dan berstatus murid, para korban memilih bungkam. Apalagi dalam melancarkan aksinya AS mengancam akan memberikan nilai jelek jika tidak menuruti kemauannya.

AS selama ini melakukan aksi bejatnya di sekolah. Para korban dicabuli saat jam pelajaran dan setelah jam pelajaran usai.

AS meminta murid yang menjadi target untuk masuk kedalam salah satu ruang dan menguncinya. Setelah di dalam ruangan dia mengajak ngobrol murid dan memeluk dari belakang.

AKBP Era menambahkan, saat korban berteriak tersangka kemudian membungkam mulut. Tersangka juga memegangi tangan korban agar korban tidak berdaya.

Saat melakukan aksinya, AS merekam perbuatan itu menggunakan laptop. Rekaman digunakan untuk mengancam korban. Sehingga ada korban yang mengaku diperkosa hingga lebih dari satu kali.

Petugas Satreskrim Unit PPA Polres Purbalingga masih terus mendalami kasus ini. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »