PILIHAN REDAKSI

Disebut Bagian dari Kerajaan Melayu, Mendagri Singapura Berang, Serang Balik UAS: Radikalisasi Remaja

BENTENGSUMBAR.COM - Singapura kembali angkat bicara mengenai pelarangan masuk Ustaz Abdul Somad (UAS). Menteri Dalam Negeri Sin...

Advertorial

Galian C Mendadak Longsor, Seorang Pekerja Ditemukan Tewas Tertimbun

          Galian C Mendadak Longsor, Seorang Pekerja Ditemukan Tewas Tertimbun
Galian C Mendadak Longsor, Seorang Pekerja Ditemukan Tewas Tertimbun
BENTENGSUMBAR.COM - Seorang warga Kampung Pasir Gombong, Desa Sirnajaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tewas tertimbun saat lokasi galian tempatnya bekerja mendadak longsor.

Korban diketahui bernama Edi Setiawan (41). Saat kejadian korban sedang bekerja di lokasi tambang galian pasir dan batu yang ada di Kampung Ciburang, Rabu (30/3/2022).

"Kejadian tadi siang, seorang warga meninggal karena tertimbun longsoran material galian C dari ketinggian tebing sekitar 30 meter," kata Kapolsek Gununghalu AKP Wasiman saat dikonfirmasi.

Dikatakan, setelah menerima laporan kejadian itu, pihaknya bersama petugas TNI dan dibantu warga langsung melakukan proses pencarian korban. Setelah dicari, tubuh korban baru ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Menurutnya, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Sementara di lokasi kejadian langsung dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. 

"Kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab longsornya galian C tersebut. Apakah ada unsur kelalaian, kesengajaan, atau karena faktor alam," tuturnya.

Pihaknya juga meminta agar aktivitas penambangan tidak dilakukan terlebih dahulu sebelum penyebab kejadian tersebut diketahui.

Sementara sejumlah saksi dan pekerja yang bersama korban saat kejadian sekitar 8 orang juga sudah dimintai keterangannya.

"Aktivitas galian dihentikan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan. Garis polisi juga sudah dipasang agar tidak ada warga atau pekerja yang masuk ke lokasi," ujarnya.

Sumber: SINDOnews
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »