PILIHAN REDAKSI

Sound System Meledak Kena Air Hujan, Massa Pendukung UAS di Kedubes Singapura Bubarkan Diri

BENTENGSUMBAR.COM - Massa aksi Pertahanan Ideologi Serikat Islam (Perisai) terpaksa membubarkan diri dari aksi unjuk rasa di de...

Advertorial

Geger, Pria Tewas Terkapar Bersimbah Darah di Depan SPBU Jalan Letjen Harun Sohar

          Geger, Pria Tewas Terkapar Bersimbah Darah di Depan SPBU Jalan Letjen Harun Sohar
Geger, Pria Tewas Terkapar Bersimbah Darah di Depan SPBU Jalan Letjen Harun Sohar
BENTENGSUMBAR.COM - Warga Jalan Letjen Harun Sohar, Kebun Bunga, Kecamatan Sukarame, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (2/3/2022) sekitar pukul 16.00 WIB, dihebohkan dengan mayat pria yang tergeletak bersimbah darah di depan SPBU dengan luka tikaman di bagian leher.

Belakangan diketahui korban bernama Joko Lelono (38), warga Komplek Graha Citra Pesona atau tepatnya di Jalan Senarna, Kelurahan Suka Mulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang.

Joko Lelono meregang nyawa secara tragis yang diduga dilakukan oleh orang yang tak dikenalnya.

Nurdin, Ketua RT 17 mengatakan, sebelum peristiwa pembunuhan itu terjadi, korban bersama teman-temannya sedang beriringan tiga sepeda motor hendak pulang ke rumah.

“Rombongan itu baru saja pulang bekerja di gudang semen yang tak jauh dari lokasi kejadian. Namun, di tengah perjalanan, korban bersenggolan sepeda motor dengan orang tak dikenal yang berujung dengan cekcok mulut,” kata Nurdin kepada wartawan, Rabu (2/3/2022), dilansir dari Sumselupdate.com.

Namun setelah kendaraan roda dua yang dinaiki korban bersenggolan dengan pelaku, tak berselang lama, korban sudah terjatuh dan terkapar di depan SPBU dengan penuh darah.

“Saya dapat informasi ini dari  tadi Joko (korban) memang biasa isi bensin di sini. Katanya orang yang senggolan motor sama dia tadi ngejar sampai kesini. Padahal Joko kesini cuma mau isi bensin, terus tiba-tiba ditikam,” ungkapnya.

Dari keterangannya korban adalah seorang sopir muatan barang di salah satu tempat gudang penyimpanan.

Saat ini jenazah korban sudah dibawa tim inafis Polrestabes Palembang untuk diantar ke RS Bhayangkara Palembang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi mengaku, masih mendalami penyebab kematian korban.

“Informasi awal seperti itu (diduga karena senggolan) namun kami masih dalami lagi. Karena ada saksi, ada teman korban juga,” katanya.

Lebih lanjut Ia mneuturkan jenazah korban akan dibawa tim Inafis ke RS Bhayangkara Palembang. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »