PILIHAN REDAKSI

Serangan Udara Gerindra Meledak Prabowo Subianto Idola Generasi Digital Natives

BENTENGSUMBAR.COM - Kecemerlangan Prabowo Subianto sebagai calon presiden pilihan generasi digital natives tak lepas dari kesuk...

Advertorial

Hadiri Musyawarah Gereja, Anies Baswedan Dihujat Netizen: Bapak Orang Arab, Masyarakat Muak!

          Hadiri Musyawarah Gereja, Anies Baswedan Dihujat Netizen: Bapak Orang Arab, Masyarakat Muak!
Hadiri Musyawarah Gereja, Anies Baswedan Dihujat Netizen: Bapak Orang Arab, Masyarakat Muak!
BENTENGSUMBAR.COM – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menghadiri musyawarah gereja beberapa hari lalu. Namun dirinya malah dihujat netizen.

Musyawarah besar gereja pantekosta di Indonesia atau GPdI ke-34, merupakan acara yang dihadiri oleh Anies Baswedan.

Acara itu diselenggarakan di ibu kota Jakarta. Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta, menghadiri dan menyampaikan sambutan dalam acara tersebut.

Diwartakan bahwa acara tersebut diadakan sebagai upaya menyepakati hal-hal besar untuk keberlangsungan kegiatan gereja Pantekosta di Indonesia.

Momen itu dibagikan Anies Baswedan melalui akun twitter @aniesbaswedan, sebagaimana dilansir pada Selasa, 22 Maret 2022.

“Sebuah hari yang berbahagia, turut menghadiri Musyawarah Besar Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) ke-34,” tulis Anies Baswedan dalam cuitan twitternya.

“Perwakilan GPdI dari seluruh Indonesia berkumpul di ibu kota, menyepakati hal-hal besar untuk keberlangsungan kegiatan gereja Pantekosta di Indonesia,” tulis Anies Baswedan melanjutkan.

Sebagian netizen menilai bahwa hal tersebut merupakan bentuk toleransi dari Anies Baswedan, serta profesionalitas sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Namun, ada juga netizen yang menuliskan komentar pedas. Netizen dengan akun twitter @AhmadHothib, misalnya menuliskan bahwa masyarakat muak.

“Pak Anis orang Arab… Campuran, mohon maaf masyarakat agak muak… muak bukan karena ras..,” tulis sang netizen mengomentari.

“Karena lihat keadaan Indonesia… yang dibuat mainan… oleh rata-rata pemimpin.. kaya anak-anak kecil,” tulis sang netizen melanjutkan.

“Jika ingin masyarakat memilih, perbaiki hati masyarakat…,” tulis sang netizen menandaskan.

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »